Bocah Penjual Jalangkote Buatan Nenek, Pantang Pulang sebelum Habis

jualan jalangkote keliling (mutmainnah/solusinews.id)

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Demi membantu kehidupan keluarga, bocah 8 tahun, Aldi, pun berjualan jalangkote dari perumahan ke perumahan di sekitar Jl Abdullah Dg Sirua (Abdesir) Makassar.

Aldi berjualan hanya dengan berjalan kaki sambil menggandeng bakul atau keranjang jalangkote-nya.

Sambil melangkah, ia selingi dengan suara teriakan “eee..jalangkote,” agar didengar dan diketahui warga yang berminat membeli jalangkote-nya.

Selain jalangkote, beberapa bakwan ikut mengisi keranjang jualannya. Jalangkote dan bakwan itu dibuat langsung oleh neneknya.

Bacaan Lainnya

Area jangkauan Aldi memasarkan jalangkote-nya antara lain di perumahan Swadaya Mas, Jl Abdesir, hingga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang.

Aldi mengaku berjualan keliling perumahan di beberapa tempat mulai sore hari. Baginya, pantang pulang sebelum dagangan jalangkotenya habis terjual.

“Saya mulai keluar jualan itu setelah salat Asar dan pulang sampai jualan semua habis terjual. Biasa sampai malam,” terang Aldi, Rabu (27/3/2022), yang memulai berjualan jalangkote keliling sejak Tahun 2021.

penjual jalangkote keliling (mutmainnah/solusinews.id)

Dalam sehari, ia membawa 50 biji jalangkote lalu dijual Rp 1.500 per biji. Kalau beli Rp 5.000 sekaligus bisa dapat 4 biji jalangkote.

Dari berjualan jalangkote keliling itu, dalam sehari Aldi bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 50 ribu.

Uang hasil penjualan jalangkote itu diserahkan kepada neneknya. Sementara Aldi mendapat komisi atau uang jajan sebesar Rp 10 ribu.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *