LUWU TIMUR, SOLUSINEWS.ID – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua organisasi perangkat daerah (OPD) dan Rumah Sakit Atue, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan tingkat kedisiplinan aparatur sipil negara sekaligus mengevaluasi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sidak tersebut, Bupati Irwan menemukan sejumlah pegawai yang tidak berada di tempat tanpa keterangan yang jelas.
Ia pun memberikan teguran langsung dan mengingatkan seluruh aparatur agar lebih bertanggung jawab terhadap tugas serta kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.
Menurut Irwan, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
“Kalau ingin pelayanan kepada masyarakat berjalan baik, maka yang pertama harus dibangun adalah disiplin aparatur. Kehadiran dan tanggung jawab terhadap pekerjaan tidak bisa ditawar,” tegas Irwan saat melakukan sidak.
Ia menambahkan, setiap pegawai harus memahami bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dibangun melalui etos kerja, integritas, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Jangan sampai masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan, tetapi pegawainya justru tidak berada di tempat. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan profesional,” ujarnya.
Selain memeriksa tingkat kehadiran pegawai, Bupati juga meninjau pelaksanaan berbagai program kerja di masing-masing instansi. Sidak tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan target pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Saat berada di Rumah Sakit Atue, Irwan turut memantau pelayanan kesehatan kepada pasien dan berdialog dengan tenaga medis. Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit terus menjaga kualitas layanan, mengedepankan keramahan, serta memberikan penanganan yang maksimal kepada masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa kegiatan sidak akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan sekaligus evaluasi terhadap kinerja aparatur pemerintah.
“Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh OPD bekerja optimal dan memberikan pelayanan terbaik. Sidak ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab,” kata Irwan.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap birokrasi yang profesional, responsif, dan berintegritas. (*)







