MASAMBA, SOLUSINEWS.ID – Harga beras di sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Luwu Utara mulai menurun.
Sebelumnya, sekilo beras mencapai Rp 17.000. Kini turun menjadi Rp 16.500 per kilo. Harga komoditas lain seperti cabai merah, cabai keriting, bawang merah dan tomat juga sudah mulai menurun.
Hal itu berdasarkan laporan kegiatan pemantauan harga barang kebutuhan pokok yang digelar Pemkab Luwu Utara di Pasar Masamba, Sabbang, Sukajamaju, dan Bonebone, belum lama ini
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM), Adjie Saputra, mengatakan hasil pengecekan di lapangan, harga komoditas, seperti beras, cabai merah, cabai keriting, bawang merah dan tomat itu sudah mulai menurun, utamanya beras.
Harga cabai merah juga mengalami penurunan yang juga cukup signifikan. “Cabai merah pada Minggu sebelumnya harganya Rp 75.000/kg, dan Alhamdulillah Minggu ini turun menjadi Rp60.000/kg,” sebutnya.
Menjelang Ramadan, DP2KUM bersama Tim Pemantau Barang Pokok dan Penting Lainnya melakukan pemantauan di Pasar Masamba, Sabbang, Sukamaju, dan Bonebone.
Pemantauan atau sidak pasar ini dilaksanakan untuk membandingkan harga-harga kebutuhan pokok yang ada di empat pasar besar tersdebut.
Khusus di pasar Sabbang dan Masamba, pemantauan dipimpin Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Bupati Indah Putri Indriani mengatakan komoditas lainnya juga masih ada yang mengalami penurunan. Kendati demikian, diakui masih ada bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan.
“Namun semuanya masih dalam batas yang wajar,” ungkap Bupati Indah.
Pemantauan di pasar rakyat dan sentra distribusi kebutuhan pokok dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut mulai 9-11 Maret 2024.
Menurutnya, saat ini stok kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat di kabupaten Luwu Utara masih tercukupi dan masih stabil, khususnya stok beras yang masih dapat memenuhi kebutuhan tiga sampai enam bulan ke depan.(*)







