MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyiapkan puluhan ribu masker standar untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan, Sumatera, hingga Papua. Penyaluran masker akan diprioritaskan bagi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan lebih terhadap risiko penurunan kualitas udara.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. Fadli Tahar, mengatakan pihaknya memiliki stok masker sesuai standar sebanyak satu kontainer. Sebagian masker tersebut telah disalurkan kepada masyarakat, terutama anak-anak, lanjut usia (lansia), dan warga yang berisiko terdampak polusi udara.
“Kami di BPBD Kota Makassar memiliki stok masker sesuai standar sebanyak satu kontainer. Sebagian sudah kami salurkan kepada masyarakat, dengan prioritas bagi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan lebih, seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang berisiko terdampak penurunan kualitas udara,” ungkap Fadli.
Menurutnya, penyediaan dan distribusi masker merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan serta perlindungan masyarakat. BPBD tidak hanya berfokus pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga melakukan langkah antisipatif untuk mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan oleh kondisi lingkungan.
Fadli juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk terlibat dalam gerakan kemanusiaan tersebut. Dukungan diharapkan datang dari relawan, komunitas kebencanaan, berbagai potensi relawan, dunia usaha, hingga pihak swasta yang ingin membantu memenuhi kebutuhan perlindungan masyarakat.
“Kami sangat terbuka terhadap bantuan dan dukungan dari para relawan, komunitas, potensi kebencanaan, dunia usaha, maupun pihak swasta yang ingin berkontribusi, baik berupa masker maupun bantuan lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia meminta bantuan yang diberikan dapat disalurkan atau dikoordinasikan melalui BPBD Kota Makassar agar pendataan, pemetaan kebutuhan, dan distribusinya berjalan terkoordinasi serta tepat sasaran. Dengan begitu, bantuan diharapkan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan.
Melalui Gerakan Makassar Sehat (GEMAS), BPBD Kota Makassar mengajak seluruh pihak memperkuat kepedulian dan kesiapsiagaan menghadapi risiko penurunan kualitas udara. Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi aksi berbagi masker, tetapi juga wujud gotong royong dalam menjaga dan melindungi masyarakat.







