MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kampus Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar, Jalan Nuri, Selasa (23/9/2025). Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) XIV/Hasanuddin Kolonel CPM Johny PJ Pelupessy, SIP MTr (Han) memimpin langsung upacara pembukaan Masa Dasar Pembinaan Mental, Fisik, dan Moral (Madabintal) calon taruna-taruni Polimarim tahun akademik 2025/2026.
Kegiatan Madabintal akan berlangsung hingga 26 September mendatang. Direktur Polimarim AMI Makassar, Dr Ir H Amrin SE ST MM MAP CRP CIQA hadir bersama jajaran wakil direktur, sivitas akademika, serta ratusan peserta yang memenuhi lapangan.
Dalam laporan panitia, Wakil Direktur II Polimarim, Mashudi Gani SSos MM., menyebut kegiatan tahun ini diikuti 657 peserta. Mereka terdiri dari 494 calon taruna (catar), 112 calon taruni (catari), dan 51 taruna tingkat dua yang baru mengikuti Madabintal, terdiri atas 42 taruna dan 9 taruni.
“Madabintal ini merupakan rangkaian kegiatan penerimaan calon taruna-taruni baru Polimarim. Pelaksanaan Madabintal ini merupakan langkah awal menuju kegiatan Diksar Bela Negara,” kata Mashudi.
Para peserta akan menjalani latihan Peraturan Militer Dasar (Permidas), mulai dari baris-berbaris, penghormatan, tata upacara militer, hingga disiplin taruna. Selain itu, mereka akan melakukan long march serta aksi peduli lingkungan melalui pembersihan kampus dan sekitarnya.
Kolonel Johny Pelupessy mengapresiasi penyelenggaraan Madabintal. Menurutnya, pembinaan ini penting untuk menanamkan disiplin sejak dini. “Kegiatan ini bekal berharga bagi calon taruna-taruni sebelum terjun ke dunia kerja,” ujarnya.
Kepedulian Direktur untuk Yatim Piatu
Usai upacara, peserta Madabintal mengikuti materi lanjutan di aula kampus. Direktur Amrin memberikan pengarahan langsung. Ia meminta peserta menjaga semangat, disiplin, dan kesabaran selama mengikuti kegiatan.
“Kalian tidak lama lagi akan resmi menjadi taruna-taruni Polimarim AMI Makassar. Tetap semangat dan jaga kekompakan satu sama lain,” kata Amrin.
Di hadapan ratusan peserta, Amrin mengingatkan dosen dan sivitas akademika agar sepenuh hati mendidik generasi maritim yang unggul. Ia menegaskan, kampus tak boleh membiarkan ada mahasiswa yang putus kuliah karena alasan biaya.
Amrin lalu membuat kejutan. Ia meminta calon taruna-taruni yang berstatus yatim piatu maju ke depan. Dua orang peserta kemudian berdiri. Tanpa ragu, Direktur Polimarim menyatakan mereka dibebaskan biaya kuliah hingga tamat, bahkan akan diusulkan memperoleh beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Tak berhenti di situ, ia juga memanggil peserta yang salah satu orang tuanya telah meninggal. Jumlahnya 24 orang. Mereka pun mendapat keringanan biaya pendidikan dari kampus.
“Ini sebagai wujud kepedulian Polimarim untuk pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan kalian bisa berhasil,” kata Amrin, sambil menyeka air mata haru.
Amrin menambahkan, pihak kampus akan mendata penerima bantuan dan menelusuri alamat tempat tinggal mereka. Tujuannya, memastikan status serta kelayakan mereka untuk menerima dukungan bantuan pendidikan.
Bertepatan Dies Natalis ke-62
Hari pembukaan Madabintal ini bertepatan dengan Dies Natalis ke-62 Polimarim AMI Makassar. Seusai pengarahan, Amrin mendapat kesempatan memberi sambutan khusus.
“Semoga di usia ke-62, Polimarim semakin maju dan berkembang. Menjadi kampus yang unggul dan memberi dampak kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia lalu meniup lilin ulang tahun. Potongan kue pertama diserahkan kepada Capt. Kafaillah Arif, M.Mar, dosen senior yang telah lama mengabdi di kampus tersebut.
Acara Dies Natalis diwarnai kebersamaan. Potongan kue lainnya dibagikan kepada ratusan peserta Madabintal. Calon taruna-taruni bergembira menikmati kue sambil dihibur penampilan seni dari mahasiswa.
Kegiatan Madabintal tahun ini menjadi lebih bermakna. Selain penguatan mental, fisik, dan moral, kegiatan ini menandai lahirnya komitmen kampus untuk memastikan setiap taruna-taruni bisa menempuh pendidikan tanpa terhambat masalah biaya.
Dengan 657 peserta yang akan ditempa selama empat hari ke depan –ditambah dua hari pra-madabintal, Polimarim berharap bisa mencetak calon perwira maritim yang tangguh, disiplin, dan berkarakter. (*)







