SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Buah naga menjadi salah satu komoditi andalan yang menjanjikan di Desa Sukamaju Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.
Komoditi ini bahkan telah menjadi tanaman wajib bagi warga Desa Sukamaju untuk ditanam dan dibudidayakan sebagai penggerak roda perekonomian.
Kepala Desa Sukamaju, Asrul Arkan, menyampaikan komoditi tersebut kini terus dikembangkan secara modern dengan menggunakan teknologi.
Menurutnya buah naga sangat menjanjikan perekonomian bagi masyarakat desanya.
Ke depan, dia akan mengupayakan pengembangannya dengan berbasis teknologi.
“Di Sukamaju sudah ada percontohan untuk budidaya buah naga dengan menggunakan teknologi lampu. Kemarin kami mendapatkan bantuan CSR dari PLN wilayah Sulsel,” katanya, Jumat (28/4/2023).
Dengan menggunakan teknologi, potensi untuk memanen buah naga dapat dilakukan sebanyak 13 hingga 14 kali panen dalam kurun waktu setahun.
Menurutnya, jika dibudidayakan secara tradisional tanpa menggunakan teknologi, hanya dapat dipanen sebanyak 9 kali dalam setahun.
“Karena itu kita dorong agar para petani buah naga bisa menggunakan teknologi lampu,” tambahnya.
Asrul menyebutkan hasil dari budidaya komoditi buah naga di desanya telah berhasil menembus pasar ekspor.
“Alhamdulillah, sudah pernah tembus ekspor ke Malaysia,” ungkapnya.(*)







