Desa Wisata Wanua waru Maros Akan Launching Tari Besse’ dan Mappadendang Bulu Posso di Leang Panning Park

Pemerintah Desa Wanua waru dan pengelola Leang Panning Park di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros akan meluncurkan Tari Besse' dan Mappadendang Bulu Posso pada 20 Februari 2025.(*)

MALLAWA, SOLUSINEWS.ID – Pemerintah Desa Wanua waru dan pengelola Leang Panning Park di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros akan meluncurkan Tari Besse’ dan Mappadendang Bulu Posso pada 20 Februari 2025.

Launching Tari Besse’ dan Mappadendang Bulu Posso ini akan digelar di Kafe Alam Leang Panning Park, Desa Wanua Waru, sekaligus diisi pengukuhan sanggar seni setempat.

Dua tarian tersebut akan diperagakan melalui kolaborasi Sanggar Seni Besse’ Leang Panning bersama Sanggar Seni dan Budaya salokoa Maros.

Tari Mappadendang Bulu Posso sendiri diciptakan oleh Sanggar Seni dan Budaya Salokoa Maros.

Bacaan Lainnya

Pengelola Leang Panning Park, Rudihartono, menyampaikan, Rabu (5/2/2025), dua tarian tersebut nantinya akan menjadi tarian khas di Desa Wanua Waru untuk mendukung promosi maupun kegiatan kepariwisataan di desa setempat termasuk pariwisata Kabupaten Maros.

“Tari Besse’ dan Mappadendang Bulu Posso ini nantinya akan menjadi tarian lokal di Desa Wisata Wanua Waru. Jadi kalau ada kegiatan wisata dan budaya di Wanua waru maka tarian ini akan ditampilkan oleh sanggar seni setempat,” terangnya.

Adapun rencana waktu pagelaran peluncuruan dua tari lokal tersebut yaitu akan dimulai pada pukul 19.30 WITA hingga selesai.

Sejumlah tari lainnya juga akan ditampilkan pada acara tersebut antara lain Tari Paduppa Massal, Tari Sere Api, dan Tari Menre Bola.

Launching Tari Besse’ dan Mappadendang Bulu Posso di Desa Wisata Wanua Waru ini juga didukung oleh Pemkab Maros dan Pemerintah Desa Wanua Waru.

Aksi wisata river tubing di Kawasan Leang Panning Park, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros.

Leang Panning Park sendiri merupakan salah satu destinasi wisata alam dan budaya yang memiliki wahana gua purba dimana menjadi lokus penemuan salah satu rangka dan DNA manusia tertua di Indonesia yang diperkirakan hidup pada 7.000 tahun silam.

Lokasi gua purba ini terletak di Desa Wanua Waru, Kecamatan Mallawa, Maros, yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Kota Makassar, Provinsi Sulsel.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *