Dibuka Fuad Azis DM, Distaru Makassar Gelar Sosialisasi Sertifikat Laik Fungsi Bangunan

Distaru menggelar Sosialisasi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bertema “Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Sebagai Tolak Ukur Keandalan dan Kelayakan Fungsi Bangunan Gedung”, Jumat (5/12/2025), di Swiss Bellin Panakkukang.(*)

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar menggelar kegiatan Sosialisasi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dengan tema “Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Sebagai Tolak Ukur Keandalan dan Kelayakan Fungsi Bangunan Gedung”, Jumat (5/12/2025).

Acara berlangsung di Swiss Bellin Panakkukang dan dibuka langsung oleh Kepala Distaru Makassar, Dr Ir Muh Fuad Azis DM, ST, M.Si.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pihak, mulai dari narasumber, ASN, pelaku usaha, pemilik bangunan, konsultan/pengkaji teknis, hingga asosiasi profesi jasa konstruksi.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya SLF sebagai instrumen utama dalam penyelenggaraan bangunan gedung.

Dalam sambutannya, Fuad Azis menegaskan bahwa SLF berfungsi memastikan setiap bangunan memenuhi persyaratan administratif dan teknis, serta layak digunakan sesuai fungsinya.

“Hal ini sangat penting untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat Kota Makassar,” ujarnya.

Fuad juga menekankan bahwa SLF bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan jaminan kualitas dan keselamatan bangunan yang menjadi tanggung jawab bersama.

Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang hadir dalam mendukung penyelenggaraan bangunan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para pelaku jasa konstruksi, pengembang, pelaku usaha, dan masyarakat dapat memahami pentingnya SLF bukan hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai jaminan kualitas dan keselamatan bangunan,” tambahnya.

Ia juga mengharapkan kegiatan sosialisasi ini diharapkan memperkuat koordinasi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Makassar sebagai Kota Dunia yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui tata bangunan yang laik fungsi dan berkualitas.

Distaru Makassar optimistis kegiatan ini akan memberikan manfaat besar bagi penyelenggaraan bangunan gedung di kota, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya SLF sebagai standar keandalan dan kelayakan fungsi bangunan.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *