Diikuti Delegasi Prancis, Wali Kota Munafri Apresiasi Ajang MIWF 2026 dapat Perkuat Citra Makassar sebagai Kota Kreatif

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat mengikuti pembukaan ajang Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 di Benteng Rotterdam, Kamis (14/5/2026) malam.(*)

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin resmi membuka ajang Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 di Benteng Rotterdam, Kamis (14/5/2026) malam.

Pembukaan MIWF 2026 ini dihadiri berbagai delegasi dalam dan luar negeri antara lain Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, ASEAN, Konsulat Jenderal Australia, perwakilan Kementerian Kebudayaan, serta jajaran Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, pemkot berkomitmen memperkuat event-event yang telah tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi kota, dibandingkan menghadirkan agenda baru yang belum teruji.

“Event seperti inilah yang harus terus kita besarkan. Pemerintah hadir bukan untuk mengambil alih, tetapi menjadi bagian agar event ini terus tumbuh tanpa sekat dan tanpa diskriminasi,” ujar Appi, sapaan akrab Wali Kota Munafri.

Bacaan Lainnya
Duta Besar Prancis untuk Indonesia-Timor Leste-ASEAN, Fabien Penone, Konselor Kerja Sama dan Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia/Direktur Institut Français Indonésie, Jules Irrmann, dan Editor/Sekjen dari penerbit Prancis “Éditions Gallimard”, Karína Hocíne.(*)

Ia mengharapkan dukungan terhadap MIWF 2026, pemkot dapat terus mendorong pertumbuhan sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif.

Sekaligus memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang inklusif, terbuka, dan berdaya saing di tingkat internasional.

Selain itu, tamahnya, MIWF merupakan salah satu event strategis yang mampu menghadirkan ruang interaksi inklusif, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota budaya dan kota kreatif di tingkat global.

“Pemerintah ingin hadir sebagai mitra, izinkan kami menjadi ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menjadi bagian dalam menumbuhkan sastra serta melahirkan seniman-seniman baru di Kota Makassar,” ujarnya.

Wali Kota Munafri juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh manajemen dan relawan MIWF yang selama ini konsisten menjaga keberlangsungan festival melalui kekuatan komunitas dan partisipasi warga.

MIWF 2026 akan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026, dengan menghadirkan sedikitnya 144 program yang meliputi diskusi, pertunjukan, lokakarya, hingga kolaborasi lintas negara.

Selain dipusatkan di Benteng Rotterdam, sejumlah rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di Makassar Creative Hub sebagai bagian dari penguatan ruang kreatif yang difasilitasi Pemerintah Kota Makassar.

Sementara itu, Direktur Makassar International Writers Festival, Aan Mansyur, menjelaskan tema “Re-co-ordinate” yang diusung pada MIWF 2026 lahir dari refleksi mendalam tentang pentingnya membangun ulang relasi antar pihak dalam sebuah ekosistem.

Menurutnya, dalam berbagai struktur, baik lembaga pemerintah maupun organisasi yang terdiri dari beragam divisi seperti MIWF, persoalan yang muncul tidak selalu bersumber dari kebijakan semata, melainkan juga dari lemahnya hubungan dan koordinasi antarpelaku.

Aan berharap sinergi yang kembali terjalin antara komunitas dan pemerintah dapat semakin memperkuat posisi MIWF sebagai ruang bersama yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan sastra serta kebudayaan di Kota Makassar.

Aan juga mengungkapkan bahwa kolaborasi antara MIWF dan Pemerintah Kota Makassar pada tahun ini menjadi momentum penting, mengingat terakhir kali kerja sama tersebut terjalin pada tahun 2013.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *