Distribusi Air Bersih BPBD Makassar Capai 161 Titik, Sasar 33.641 Jiwa

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) Kekeringan dengan memperluas pelayanan distribusi air bersih. Atas instruksi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, BPBD menyiapkan distribusi air pada 161 titik di sejumlah wilayah terdampak.

Kepala BPBD Kota Makassar Fadli Tahar mengatakan, berdasarkan data rencana distribusi per Kamis (10/9/2026), terdapat 13.573 kepala keluarga (KK) atau 33.641 jiwa yang menjadi sasaran pelayanan. Jumlah tersebut tersebar di delapan kecamatan, yakni Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, Bontoala, dan Makassar.

“Jadi hari ini kita menyalurkan 161 titik, atau 14.451 rumah, atau 13.573 KK. Total jiwa itu 33.641 jiwa yang terdata di kami untuk penyaluran per hari ini,” kata Fadli. Ia menyebut tingginya angka tersebut menunjukkan kebutuhan air bersih terus meningkat seiring kekeringan yang masih berlangsung, dengan salah satu wilayah penerima cukup besar berada di Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo.

Untuk memperkuat distribusi, BPBD Makassar juga menyiapkan tandon air di sejumlah lokasi. Hingga saat ini, 114 tandon telah disuplai dari total 173 titik tandon yang direncanakan. Tandon menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan karena air dari armada tangki dapat ditampung terlebih dahulu sebelum disalurkan kepada warga di sekitar titik pelayanan.

Bacaan Lainnya

BPBD juga melakukan pemetaan kebutuhan pendukung di lapangan, termasuk mesin, selang panjang, dan tambahan tandon. “Pada prinsip kami sederhana, air harus sampai kepada warga yang membutuhkan. Karena itu, data titik distribusi ini terus diperbarui berdasarkan laporan asesmen dari para anggota,” tegas Fadli.

Menurut Fadli, jumlah titik distribusi masih dapat bertambah karena kondisi kekeringan diperkirakan masih berlangsung. BPBD terus memperbarui data berdasarkan hasil asesmen dan laporan lapangan agar penyaluran air dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Untuk mempermudah pelayanan, warga yang membutuhkan pasokan air tidak perlu melapor secara individual. Kebutuhan dapat disampaikan secara kolektif melalui RT, RW, atau Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana), kemudian diteruskan melalui kanal 112, Lontara Plus, hotline BPBD 08155112112, atau formulir distribusi air bersih yang disediakan BPBD. Form Distribusi Air Bersih 2026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *