MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Dosen Program Studi D4 Bisnis Logistik Maritim dan D3 Manajemen Logistik Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Penyuluhan Pemanfaatan Digital Marketing dengan Media Sosial pada Usaha Kemaritiman di PT Meydifarm Aquamarine Sustainibility, Makassar.
Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berlangsung pada Rabu, 20 Agustus 2025, di lokasi pembiakan karang hias eksitu milik perusahaan yang beralamat di Jl. Ir. Sutami No. 5, Parang Loe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.
Pelatihan ini dihadiri karyawan dan pengelola media sosial PT Meydifarm Aquamarine Sustainibility. Turut hadir mahasiswa dari Prodi D4 Bisnis Logistik Maritim, D3 Manajemen Logistik, dan D4 Transportasi Laut.
Kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap masih rendahnya pemanfaatan media sosial dan pemasaran berbasis digital dalam memasarkan produk-produk kemaritiman.
Padahal, sektor ini memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung perekonomian nasional, khususnya di bidang perikanan budidaya, jasa kelautan, serta produk turunan berbasis sumber daya laut.
Manajer PT Meydifarm Aquamarine Sustainibility, Suwandi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut pelatihan ini sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di perusahaannya.
“Kami sangat berterima kasih atas penyuluhan dan pelatihan yang diberikan. Materi yang dibawakan sangat relevan dengan kebutuhan usaha kami untuk memperluas pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Suwandi.
Penyuluhan ini menghadirkan dua praktisi media dan komunikasi, yakni Pemimpin Redaksi Berita Kota Makassar Andi Rustan serta eks jurnalis Tribun Timur Arif Fuddin Usman. Keduanya memberikan materi tentang pentingnya pengelolaan media sosial secara profesional di era digital.
“Media sosial kini bukan sekadar ruang berbagi informasi, tetapi sudah menjadi sarana pemasaran utama. Pengelolaan yang tepat dapat meningkatkan visibilitas, memperkuat merek, sekaligus memperluas jangkauan pasar,” jelas Andi Rustan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan penyuluhan dan pelatihan yang meliputi lima aspek utama. Pertama, penyuluhan mengenai urgensi digital marketing melalui contoh kasus nyata serta manfaat yang diperoleh pelaku usaha.
Kedua, pengenalan tata cara pengambilan gambar produk dalam format foto maupun video untuk menghasilkan konten berkualitas. Ketiga, pelatihan teknis pembuatan dan pengeditan konten sesuai kebutuhan promosi.
Keempat, pemanfaatan fitur iklan berbayar seperti ads targeting agar promosi tepat sasaran. Kelima, pengenalan penggunaan insight media sosial dan Google Analytics untuk memantau kinerja konten sekaligus mengevaluasi strategi pemasaran.
Dengan bekal tersebut, diharapkan tim pemasaran PT Meydifarm mampu mengelola media sosial secara optimal, membangun komunikasi yang lebih personal dengan konsumen, hingga menciptakan loyalitas merek.
Langkah ini sejalan dengan strategi pengembangan ekonomi biru dan program Making Indonesia 4.0 yang menekankan pentingnya transformasi digital dalam berbagai sektor industri, termasuk maritim.
Bagi Polimarim, kegiatan PKM ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi vokasi dalam mendukung inovasi dan produktivitas dunia usaha.
Sinergi antara akademisi dan industri diyakini akan memperkuat kemandirian pelaku usaha berbasis potensi kelautan Indonesia di tengah persaingan global. (*)







