Edukasi Gizi Sejak Dini, Mahasiswa KKNPK 69 Unhas Kenalkan Konsep “Isi Piringku” di SDN 2 Lainungan

SIDRAP, SOLUSINEWS.ID— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKNPK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program GEMPI (Gerakan Edukasi Makan Sehat dengan Isi Piringku).

Kegiatan edukatif ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Lainungan, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, dan diikuti dengan penuh antusias oleh 32 siswa kelas IV.

Program GEMPI dirancang khusus untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya pola makan sehat. Anak-anak diajak mengenali komposisi makanan yang tepat untuk menunjang masa pertumbuhan, perkembangan, serta aktivitas belajar mereka sehari-hari.

Edukasi ini dikemas secara menarik melalui penyampaian materi interaktif, permainan, dan diskusi ringan. Para siswa diperkenalkan pada panduan “Isi Piringku”, yakni porsi makan ideal yang terdiri dari makanan pokok, lauk berprotein, sayur, dan buah yang seimbang.

Selain komposisi makanan, mahasiswa Unhas juga mengingatkan pentingnya minum air putih yang cukup, membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta pentingnya membiasakan diri melakukan aktivitas fisik.

Pendekatan yang menyenangkan ini membuat siswa aktif berinteraksi, bahkan mereka diajak langsung menyusun contoh piring makan bergizi seimbang.

Penanggung Jawab Program GEMPI, Amelia Alif, menjelaskan bahwa penanaman kebiasaan hidup sehat memang harus dilakukan dengan metode yang mudah diterima oleh anak-anak.

“Melalui GEMPI, kami ingin mengenalkan konsep Isi Piringku dengan cara yang sederhana dan menyenangkan agar anak-anak lebih mudah memahami pentingnya makanan bergizi seimbang. Harapannya, mereka dapat menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari dan membagikan pengetahuan tersebut kepada keluarga maupun teman-temannya,” ujar Amelia.

Inisiatif program kesehatan ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Salah seorang guru SD Negeri 2 Lainungan menilai materi yang dibawakan sangat relevan dengan kondisi anak-anak saat ini, di mana banyak yang lebih gemar mengonsumsi makanan ringan sembarangan.

“Materinya sangat baik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Selama ini masih banyak siswa yang lebih memilih jajanan daripada membawa bekal yang bergizi. Dengan adanya edukasi seperti ini, mereka menjadi lebih memahami pentingnya memilih makanan sehat untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan mereka,” ungkapnya.

Melalui program GEMPI, Mahasiswa KKNPK 69 Unhas berharap kebiasaan mengonsumsi gizi seimbang dapat menjadi gaya hidup anak-anak di Desa Mattirotasi.

Sebab, makan sehat bukanlah tentang makan lebih banyak, melainkan tentang memilih makanan yang tepat dalam porsi yang seimbang demi kualitas masa depan generasi muda yang lebih baik. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *