
SIDRAP, SOLUSINEWS.ID — Menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan langkah awal yang krusial dalam membentuk perilaku hidup bersih pada anak. Menyadari hal tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKNPK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan program edukasi bertajuk *GEMAS (Gerakan Menyikat Gigi Sehat).
Kegiatan yang mencakup edukasi, demonstrasi, hingga sikat gigi bersama ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Lainungan, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jumat (24/7/2026).
Sebanyak 27 siswa sekolah dasar tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Program GEMAS ini dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman sekaligus membiasakan anak-anak menyikat gigi dengan teknik yang benar, guna mencegah gigi berlubang serta berbagai penyakit gigi dan mulut lainnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNPK 69 Unhas memberikan materi edukasi secara interaktif, yang meliputi: Pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut; Waktu yang paling tepat untuk menyikat gigi; Dampak buruk jika kebersihan gigi diabaikan; Jenis makanan dan minuman yang berpengaruh terhadap kesehatan gigi.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi teknik menyikat gigi yang tepat menggunakan alat peraga.
Anak-anak kemudian diajak turun langsung untuk mempraktikkan cara menyikat gigi bersama-sama di bawah pendampingan para mahasiswa.
Suasana yang dikemas menyenangkan dengan sesi tanya jawab membuat para siswa tidak canggung untuk belajar dan mempraktikkan langsung ilmu yang didapat.
Penanggung Jawab Program GEMAS, Octavia Natasya Azzahra, menjelaskan bahwa pembiasaan hidup sehat ini harus dipupuk sejak usia sekolah dasar agar terbawa hingga mereka dewasa.
“Melalui GEMAS, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa menjaga kesehatan gigi bukan hanya agar memiliki senyum yang indah, tetapi juga untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kami berharap setelah kegiatan ini mereka semakin rajin menyikat gigi dengan teknik yang benar dan dapat mengajak keluarga maupun teman-temannya untuk melakukan hal yang sama,” ungkap Octavia.
Kehadiran program ini juga mendapat respons positif dari pihak sekolah. Salah seorang guru SD Negeri 2 Lainungan mengapresiasi langkah mahasiswa Unhas yang memberikan pengalaman belajar aplikatif bagi para siswa.
“Program seperti ini sangat baik karena anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar. Edukasi seperti ini sangat membantu sekolah dalam membiasakan siswa menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan,” tuturnya.
Melalui sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan keluarga, program GEMAS diharapkan mampu menjadikan kebiasaan menyikat gigi sebagai gaya hidup sehari-hari anak-anak di Desa Mattirotasi.
Harapannya, langkah kecil ini dapat mencetak generasi yang lebih sehat, percaya diri, dan peduli terhadap kualitas hidupnya di masa depan. (*)







