LUWU TIMUR, SOLUSINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mematangkan infrastruktur pertanian demi menjaga stabilitas pangan daerah.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi menerima penyerahan hasil pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (10/07/2026).
Fasilitas JIAT yang telah rampung ini dibangun sebagai solusi konkret untuk mengatasi persoalan kelangkaan air pada lahan persawahan, khususnya saat para petani memasuki musim kemarau.
Guna memperluas daya jangkau pengairan, dalam momentum tersebut Bupati Irwan tidak hanya menerima hasil proyek yang sudah jadi, melainkan langsung menyodorkan usulan pembangunan JIAT di enam lokasi baru kepada pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Infrastruktur ini adalah urat nadi bagi petani kita. Kami mengapresiasi apa yang telah rampung, dan hari ini kami resmi mengusulkan enam titik baru lagi agar cakupan ketahanan pangan kita di Luwu Timur semakin kuat dan merata,” tegas Bupati Irwan Bachri Syam dalam sambutannya.
Merespons pengajuan ekspansi tersebut, perwakilan teknis dari Kementerian PUPR, Heriantono, menyatakan kesiapannya untuk melakukan kajian mendalam.
Ia menjelaskan bahwa realisasi di enam lokasi baru tersebut nantinya harus melewati tahapan analisis karakteristik wilayah yang ketat.
“Terkait usulan enam titik baru dari Bapak Bupati, tim kami akan segera turun ke lapangan. Penentuan jenis teknologi dan kapasitas pompanya nanti akan disesuaikan secara presisi berdasarkan kondisi topografi serta ketersediaan debit air tanah di masing-masing lokasi,” ujar Heriantono.
Melalui sinergi erat antara Pemkab Luwu Timur, BBWS Pompengan Jeneberang, dan Kementerian PUPR, pemenuhan kebutuhan air baku untuk pertanian di Bumi Batara Guru diharapkan mampu mendongkrak indeks pertanaman dan kesejahteraan petani lokal secara berkelanjutan. (*)







