Gelar Bincang Bersama Insan Pers, Bupati Pasangkayu Curhat Kondisi Pembangunan dan PAD

Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, menggelar acara bincang bersama dengan awak media Kabupaten Pasangkayu di Kafe Prosa, Jumat (14/7/2023) malam.(asis/solusinews.id)

PASANGKAYU, SOLUSINEWS.ID – Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, menggelar acara bincang bersama dengan awak media Kabupaten Pasangkayu di Kafe Prosa, Jumat (14/7/2023) malam.

Kegiatan itu mengusung tema Menakar Capaian Visi-misi Dua Tahun Kepemimpinan Bupati Pasangkayu Priode 2021-2026.

Hadir Asisten II, Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kadis Dikpora, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda Litbang , Inspektorat, Kabag Pemerintahan, serta sejumlah insan pers Kabupaten Pasangkayu.

Acara bincang bersama dengan awak media Kabupaten Pasangkayu di Kafe Prosa, Jumat (14/7/2023) malam.(asis/solusinews.id)

Bupati Yaumil mengakui capaian visi-misi dalam masa kepemimpinannya  selama 2 tahun lebih belum maksimal.

Bacaan Lainnya

Hal itu dikarenakan di masa 2 tahun itu secara nasional semua daerah termasuk Pasangkayu terdampak pandemi Covid yang menyebabkan fokus anggaran dialihkan untuk penanganan covid- 19.

Olehnya, ia juga berbagi masukan dan saran kepada masyarakat melalui insan pers agar sama-sama memahami dan berperan dalam meningkatkan PAD Pasangkayu yang selama ini sangatlah terbatas.

Kondisi keuangan daerah pun harus dihadapkan dengan agenda pemilu tahun 2024.

“Tentu teman-teman insan pers sudah tahu, kalau sudah pelaksanaan pemilu, pasti ada kebutuhan ini dan itu. Jadi hibah kita banyak yang keluar ke situ,” ujar Bupati Yaumil.

Di sisi lain, kendala yang dialami PAD Pasangkayu saat ini adalah sumber PAD dari sektor pertanian dan perkebunan kelapa sawit yang menjadi salah satu andalan Pasangkayu selama ini, retribusinya tidak lagi bisa dipungut pemerintah setempat.

“Kemudian galian C, ternyata galian C sekarang ini sudah dialihkan pemerintah pusat ke provinsi.

Saya jujur saja sekarang, yang menjadi prioritas pemerintah pusat hanya di bidang kesehatan, pendidikan dan rumah sakit,” terangnya.

Terkait hal itu, upaya menggenjot pembangunan di bidang lain seperti perikanan, pertanian, dan perkebunan, kini sangat sulit karena anggaran Pemkab Pasangkayu sangat terbatas.

“Teman-teman dari insan pers, saya siap menerima saran dan masukan dari teman-teman pers, bahkan kritikan sekalipun.

Saya akan terima sebagai orangtua karena memang seperti itulah kondisi Kabupaten Pasangkayu saat ini,” tutur Bupati Yaumil.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *