Hadapi Kekeringan, Dinas PU Makassar Siapkan Penguatan SPAM hingga 2027

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memperkuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebagai strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan dan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang belum terlayani optimal jaringan distribusi PDAM.

Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan penguatan SPAM menjadi bagian dari langkah pemerintah menghadapi persoalan kekeringan.

“Persoalan kekeringan tanggung jawab kami Pemerintah untuk menyiapkan SPAM kebutuhan jangka panjang, sangat berkaitan dengan ketersediaan dan distribusi bagi warga Kota Makassar,” ujar Zuhaelsi, Rabu (16/9/2026).

Menurut Zuhaelsi, penanganan kekeringan tidak cukup hanya dilakukan melalui distribusi air menggunakan mobil tangki. Pemerintah perlu membangun sumber dan jaringan air yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan. Karena itu, Dinas PU berkolaborasi dengan sejumlah OPD, termasuk BPBD dan PDAM, untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air tetap terpenuhi.

Bacaan Lainnya

“Sehingga kami dari Dinas PU Kota Makassar juga terus melakukan langkah-langkah antisipasi, bekerja dengan kolaborasi, dan memastikan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat terhadap air terpenuhi,” jelasnya.

Zuhaelsi mengatakan pembangunan SPAM diarahkan terutama ke wilayah utara dan timur Makassar, kawasan pinggiran, serta sejumlah wilayah kepulauan yang belum memperoleh layanan distribusi PDAM secara optimal. Penguatan dilakukan melalui empat pendekatan, yakni pembangunan SPAM baru, peningkatan kapasitas, perluasan Sambungan Rumah (SR), serta pemeliharaan infrastruktur yang telah tersedia.

Sepanjang 2025, Dinas PU mengalokasikan kegiatan SPAM di 23 lokasi, terdiri atas 14 pembangunan baru, empat pemeliharaan, dua peningkatan kapasitas, dan tiga perluasan jaringan. Sementara pada 2026, terdapat 18 lokasi yang ditangani, dengan rincian 10 pembangunan baru, tiga pemeliharaan, dua peningkatan, dan tiga perluasan.

“Memang kami alokasikan bahwa dengan pembangunan sumur bor ini memberikan ketersediaan air bersih untuk jangka panjang kepada warga Kota Makassar yang tidak terlayani oleh jaringan distribusi PDAM,” kata Zuhaelsi.

Untuk 2027, Dinas PU menyiapkan usulan SPAM di 24 lokasi, dengan fokus kembali pada wilayah utara, khususnya Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah. Jika dihitung berdasarkan pembangunan baru, terdapat rencana 40 SPAM baru sepanjang 2025-2027, yakni 14 lokasi pada 2025, 10 lokasi pada 2026, dan 16 lokasi pada 2027. Secara keseluruhan, seluruh jenis kegiatan SPAM pada periode tersebut mencapai 65 lokasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *