MAROS, SOLUSINEWS.ID – Ikatan alumni (IKA) SMA Negeri 1 Maros menggalang bantuan untuk korban bencana alam banjir dan angin kencang di Kabupaten Maros.
Hasil penggalangan bantuan itu dilakukan melalui grup WA alumni selanjutnya diserahkan langsung kepada warga korban bencana alam.
Bantuan sosial gerakan peduli IKA SMAN 1 Maros ini lebih dulu diserahkan Ketua IKA SMAN 1 Maros A Sukarman Muchsinuddin, bersama pengurus lainnya, kepada Bupati Bupati Maros HAS Chaidir Syam yang juga Dewan pembina IKA SMAN 1 Maros.
Selanjutnya, Bupati Chaidir Syam secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada warga korban bencana alam di Posko Induk Bencana di Gedung Serba Guna Maros, Minggu (1/1/2023).
Bantuan tersebut dibagi dua, sebagian disalurkan ke posko induk untuk warga korban bencana banjir dan puting beliung dan bantuan lainnya diserahkan langsung ke lokasi warga korban longsor di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana.
Pada peristiwa bencana longsor di Rompegading itu menelan 6 korban jiwa dari 2 keluarga.
Sukarman juga menemui langsung Alif, bocah 4 tahun yang merupakan satu satunya anggota keluarga yang selamat dari bencana longsor yang menghanyutkan rumah termasuk ayah, ibu, nenek, dan 3 saudaranya.
Bantuan diserahkan melalui Kepala Desa Rompegading didampingi Camat Cenrana, Ismail Majid, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten, Maros Nuryadi.

Ketua IKA SMANSA Maros, mengatakan aksi peduli ini merupakan salah satu fungsi sosial organisasi maupun komunitas didirikan.
“Ini adalah bentuk empati IKA Smansa kepada warga Maros yang tertimpa bencana, tak banyak kami berikan tapi semoga memiliki arti untuk meringankan korban yang tertimpa bencana tersebut,” tuturnya.
Sementara Bupati Chaidir Syam yang juga alumni SMAN 1 Maros mengaku berterima kasih atas kepedulian alumni IKA SMANSA Maros terhadap korban bencana alam di Maros tersebut.
“Kami berterima kasih, ini adalah sebuah gerakan yang sangat membantu pemerintah dan korban bencana.
Saatnya memang kita saling berbagi untuk saudara saudara kita. IKA Smansa telah menunjukkan rasa empati yang mendalam melalui gerakan peduli ini,” terangnya.(*)







