SOLUSINEWS.ID – Aplikasi pesan instan untuk smartphone WhatsApp mengeluarkan kebijakan terbarunya. Kabarnya, kebijakan terbaru WhatsApp itu mulai diberlakukan Jumat 8 Januari 2021.
Sedikitnya ada tiga kebijakan baru yang dikeluarkan yaitu tentang perubahan kebijakan privasi penggunanya, data yang dikumpulkan, dan informasi yang dibagikan ke facebook.
Kenapa dibagikan ke facebook ? Karena facebook adalah ‘pemilik’ dua platform media sosial populer saat ini yaitu WhatsApp dan Instagram.
Dikutip dari halaman www.cnbcindonesia.com, Jumat (8/1/2021), berikut perubahan kebijakan baru WhatsApp dan penjelasannya :
- Perubahan kebijakan privasi
Akan ada 3 perubahan dalam kebijakan baru WhatsApp yaitu bagaimana perusahaan memproses data pengguna, bagaimana bisnis dapat mengakses layanan Facebook untuk menyimpan dan mengelola obrolan WhatsApp, dan akan lebih banyak integrasi WhatsApp dengan produk Facebook lainnya.
- Data WhatsApp yang dikumpulkan
WhatsApp akan mengumpulkan data hardware (perangkat keras) soal level baterai, kekuatan sinyal versi aplikasi, informasi browser, jaringan seluler, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi operasi perangkat, dan pengidentifikasi (termasuk pengidentifikasi unik terhadap Produk Perusahaan Facebook yang dikaitkan dengan perangkat atau akun yang sama).
- Informasi yang dibagikan ke Facebook
Hampir semua data yang dikumpulkan WhatsApp akan dibagikan ke Facebook. Kebijakan Privasi menyampaikan akan membagian mulai nomor ponsel, alamat IP, hingga informasi perangkat.
- Belum Munculkan Iklan
WhatsApp masih belum mengizinkan iklan spanduk (banner) pihak ketiga di platformnya dan belum punya niat untuk mengenalkan layanan itu.
- Data yang akan Disimpan WhatsApp
WhatsApp akan mengumpulkan data alamat IP, dan informasi lain seperti kode area nomor ponsel meski pengguna tidak mengaktifkan fitur lokasi pengguna.
Facebook juga mengungkapkan akan menyimpan data pengguna di Pusat Data global Facebook termasuk yang ada di Amerika Serikat (AS).
- Hapus akun WhatsApp tak Amankan data pengguna
Menghapus akun WhatsApp secara langsung bukan berarti data pengguna juga akan hilang. Pengguna harus mengambil semua data dari WhatsApp untuk kemudian dihapus sendiri.
- Hati-hati berinteraksi dengan WhatsApp Business
Ketika pengguna berinteraksi dengan WhatsApp Business, beberapa pengguna lain bisa melihat konten yang dibagikan pengguna. Artinya pengguna tidak bisa memastikan bagaimana data itu digunakan.
Nah, bagaimana pilihan pengguna menyikapi kebijakan terbaru WhatsApp terebut ?
Hanya ada tiga pilihan yang diberikan kepada pengguna yaitu “setuju (agree)”, “menunda (not now)”, atau “hapus akun”.
Intinya, pengguna harus menyetujui syarat baru tersebut kalau ingin tetap menggunakan WhatsApp.
Dikutip dari Wikipedia, WhatsApp atau WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan penggunanya bertukar pesan tanpa pulsa karena WhatsApp menggunakan paket data internet.
Aplikasi WhatsApp Messenger menggunakan koneksi internet 3G, 4G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan daring, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.(*)







