MALILI, SOLUSINEWS.ID — Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui partisipasi aktif.
Hal ini ditunjukkan dengan menghadiri acara kegiatan penyerahan simbolis perlengkapan seragam sekolah bagi siswa penerima Kartu Luwu Timur Pintar oleh pemkab setempat di Lapangan Kantor Bupati Luwu Timur, usai apel pagi Senin (30/03/2026).
Penyerahan secara simbolis perlengkapan seragam sekolah ini diberikan kepada siswa jenjang PAUD, SD, SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Luwu Timur.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Luwu Timur dalam meningkatkan akses pendidikan dan wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah bagi peserta didik.
Sebelumnya, program bantuan seragam gratis ini telah menjadi salah satu program unggulan daerah di Luwu Timur yang menyasar siswa dari berbagai jenjang pendidikan, baik negeri maupun swasta.
Kemenag Luwu Timur turut memberikan dukungan nyata dalam kegiatan tersebut melalui perwakilannya, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis), Rabiah.
Kehadiran Kemenag Lutim menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk bagi madrasah dan sekolah berbasis keagamaan di wilayah Luwu Timur.
Kasi Pendis Kemenag Lutim, Rabiah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah.
“Program pembagian seragam sekolah melalui Kartu Luwu Timur Pintar ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kami dari Kementerian Agama sangat mendukung karena program ini sejalan dengan upaya pemerataan akses pendidikan,” ujar Rabiah.
Ia mengharapkan bantuan kelengkapan seragam sekolah itu dapat meningkatkan semangat belajar siswa serta mengurangi beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan dapat dirasakan manfaatnya secara luas, termasuk bagi siswa madrasah. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing,” tambahnya.(*)







