Ketua Dewan Penasihat HIPKA, Sutrisno Bachir : Kita Harus Mampu Mengukir Takdir

Ketua Dewan Penasihat HIPKA, Sutrisno Bachir (solusinews/rudihartono)

JAKARTA, SOLUSNEWS.ID – Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha KAHMI (BPP HIPKA) menggelar Rakernas II di Jakarta yang dirangkai seminar bisnis, Sabtu 29 Mei 2021.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Dewan Penasihat HIPKA, Sutrisno Bachir. Sutrisno adalah pengusaha dan Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (disingkat KEIN).

Mantan Ketua DPP PAN itu dalam sambutannya mengatakan dalam kesulitan maupun kesusahan akan terjadi lompatan-lompatan ekonomi.

Seperti halnya di masa pandemi saat ini, dimana perekonomian rakyat mengalami keterpurukan namun perlahan-lahan bangkit.

Bacaan Lainnya

“Kita harus mampu mengukir takdir. Membuat roadmap sehingga dapat berhasil,” tuturnya.

Dicontohkan sebagaimana perjalanan organisasi Muhammadiyah yang mengukir takdir sebagai organisasi yang fokus membangun pendidikan dan kesehatan bangsa.

Begitu juga organisasi NU yang mampu membangun ribuan pesantren di Indonesia.

Rakernas II HIPKA di Jakarta ini dihadiri sejumlah pimpinan dan pengurus HIPKA dari sejumlah daerah di tanah air.

Diantaranya Ketua HIPKA Sulsel, Arman Arfah, didampingi Ketua HIPKA Maros, Rudihartono.

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha KAHMI (BPP HIPKA) menggelar Rakernas II di Jakarta, Sabtu 29 Mei 2021.(solusinews/rudihartono)

Sementara acara seminar bisnis yang juga digelar secara virtual mengusung tema Kondisi dan Strategi UMKM era Pandemi untuk Pemulihan Ekonomi Nasional.

Selain Ketua Umum HIPKA, Tubagus Farich N, dan Koorpres MN KAHMI, Viva Yoga Mauladi, sejumlah pejabat kementerian dan tokoh pengusaha menjadi keynote speaker dan narasumber.

Sesuai agenda acara sebelumnya, keynote speaker seminar yaitu Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno, dan Menteri Investasi/Kepala BPKM, Bahlil Lahadalia.

Sementara narasumber seminar yang diundang yaitu Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) 2015-2019 Soetrisno Bachir.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIgas), Muhammad Fanshurullah Asa.

Deputi Pelayanan Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Muhammad Idrus.

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi & UKM, Eddy Satriya, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi, dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Anindya N. Bakrie.

HIPKA dideklrasikan pada 29 September tahun 2010 dalam ajang Temu Nasional Pengusaha KAHMI.

Salah satu tujuannya yaitu mendorong dan memotivasi alumni HMI menjadi wirausaha atau entrepreneurship dalam memberi kontribusi bagi bangsa dan negara.

Rakernas pertama HIPKA sebelumya digelar pada 21 September 2017 di Jakarta dengan tema ‘Memperkuat Daya Saing Pengusaha dalam Era Digitalisasi’.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *