MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) meluncurkan atau launching SNI Corner, Senin (17/7/2023). Launching SNI Corner berlangsung di Ruang Senat Lt. 2 Gedung Rektorat Unhas.
Hadir dalam acara launching tersebut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan Unhas Prof. Subehan, S.Si., M,Pharm., Sc,, Ph.D., Apt dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi BSN Zul Amri, S.T.
Prof Subehan mengatakan, setelah SNI Corner di-launching, diharapkan adanya kolaborasi antara Unhas dengan BSN. Dalam kolaborasi ini, kedua lembaga tersebut berupaya menerapkan standar pada berbagai proses dan kegiatan di lingkungan Unhas, utamanya dalam bidang Pendidikan.
Lebih jauh, Prof Subehan menjelaskan bagaimana penerapan standar tersebut dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang memenuhi standar sebagaimana yang telah ditetapkan,
“Tentunya output-nya itu bagaimana kita bisa menerapkan standar pada proses proses ataupun kegiatan yang kita lakukan dalam hal pendidikan, nanti mengeluarkan sumber daya manusia yang prosesnya itu semua memenuhi standar yang ada,” tutur Prof Subehan dalam rilis ke solusnews.id.
Dalam upaya untuk mencapai output tersebut, Unhas telah mengidentifikasi berbagai aspek di lingkungan kampus yang dapat ditingkatkan melalui penerapan standar. Prof. Subehan memberikan contoh kontribusi yang bisa diberikan BSN dalam kolaborasi ini,
“Dalam hal penerapan ISO kita sudah menerapkan ISO 9001:2015 dalam manjemennya begitu pula misalnya untuk laboratorium layanan laboratorium kita gunakan standar ISO 17025 dan sstandar ini yang kita adopsi tentu dalam hal penerapan itu kita butuh banyak masukan konsultasi misalnya dari bsn maka kerja sama ini kita terapkan,” jelas Prof Subehan.
Sementara itu, Prof. Subehan menceritakan tentang kolaborasi antara Unhas dan BSN menerapkan standar nasional yang berlaku di Indonesia. Unhas menyadari pentingnya bekerjasama dengan BSN untuk memastikan proses penyelenggaraan pendidikan di universitas tersebut memenuhi standar-standar yang ditetapkan.
“Jadi kami sebenarnya dalam rangka penerapan stardar nasional yang ada di Indonesia maka kita lakukan kerja sama dengan bsn kami untuk proses penyelenggaraan pendidikan yang ada di unhas kita usahakan semua moment memenuhi standar standar yang ada sehingga kita butuh tentu dalam hal ini bsn untuk sebagai mitra dalam rangka untuk berdiskusi misalnya bagaiman penerapan standar standar yang ada,” ujarnya.
Sementara itu, Zul Amri menjelaskan tujuan kolaborasi dengan Unhas yakni berusaha bersinegri dalam memanfaatkan SDM yang ada. “Ini gunanya mencapai standar nasional yang telah diamanahkan oleh pemerintah,” katanya.
Lebih jauh, Zul Amri menjelaskan, bahwa kolaborasi ini berfokus pada mensinergikan sumber daya yang dimiliki oleh kedua belah pihak.
“Kegiatan kolaborasi BSN dan partner yaitu Universitas Hasanuddin, jadi kita berkolaborasi untuk mensinergikan sumber daya yang ada di BSN dan Universitas Hasanuddin dalam mengelola kegiatan standarisasi. karna standarisasi itu kan diamanahkan oleh pemerintah untuk dikelola di Indonesia karena stadarisasi itu memang penting,” sambungnya.
Zul Amri berharap nantinya Kegiatan kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa di Unhas untuk lebih memahami tentang pentingnya standarisasi.
“Kita ingin sivitas akademika di Unhas lebih aware mengenai standardisasi. Kalau teman-teman mahasiswa yang berkuliah di sini lebih paham mengenai standardisasi sehingga nanti pada saat lolos mereka fasih berbicara mengenai standarisasi kemudian mereka membawa nilai-nilai standarisasi itu dalam pekerjaannya atau pun di lingkungan kemasyarakatannya,” jelasnya. (*)







