Pemda Luwu Utara Intensifkan Penanganan Banjir, Wabup Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan Logistik

LUWU UTARA, SOLUSINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus mengintensifkan penanganan dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Pada Rabu (3/6/2026), Wakil Bupati Luwu Utara bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak di Kecamatan Malangke.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Selain menyalurkan bantuan logistik, tim juga mengantarkan satu unit perahu karet ke Dusun Lumu-Lumu, Desa Tolada, guna mendukung mobilitas dan evakuasi warga di wilayah yang masih tergenang.

Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih juga terus dilakukan. Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengirimkan tiga unit tandon air sekaligus melakukan pengisian air bersih di Desa Tolada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerima dan menyalurkan berbagai bantuan donasi dari sejumlah pihak kepada warga terdampak banjir.

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara terus memberikan pelayanan medis kepada masyarakat terdampak.

Tercatat sebanyak 647 jiwa telah mendapatkan layanan kesehatan yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Baebunta Selatan sebanyak 112 jiwa, Kecamatan Malangke 396 jiwa, Kecamatan Malangke Barat 103 jiwa, dan Kecamatan Mappedeceng 36 jiwa.

Selain penanganan darurat, pemerintah juga mulai melakukan langkah-langkah pemulihan infrastruktur. Dinas Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan asesmen teknis terhadap kondisi plat deuker pada ruas jalan utama yang menjadi akses penghubung antar desa dan kecamatan di wilayah Malangke dan Malangke Barat.

Dinas PU juga melakukan pengukuran dan pemetaan terhadap ruas jalan desa yang mengalami abrasi akibat banjir di Desa Pattimang, Kecamatan Malangke.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyusunan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memastikan seluruh perangkat daerah tetap siaga dan terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan serta pemulihan kondisi di wilayah terdampak banjir. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *