PASANGKAYU, SOLUSINEWS.ID – Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik, membuka kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten se-Sulbar, Jumat (3/3/2023).
Tema kegiatan “Sinergi Dan Inovasi Untuk Stabilitas Harga Dan Ketahanan Pangan”.
Kegiatan dihadiri Sekprov Sulbar, Kepala Perwakilan BI Sulbar, para kepala daerah se-Sulbar, pejabat terkait lingkup Provinsi Sulbar, termasuk jajaran pejabat struktural lingkup Pemkab Pasangkayu.
Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik, menyampaikan perekonomian Sulbar mengalami fluktuasi tetapi masih tumbuh positif di tiga triwulan terakhir.
Pada Triwulan IV 2022, perekonomian Sulbar mengalami pertumbuhan sebesar 2,53 persen.
Peningkatan penciptaan nilai tambah tejadi pada sebagian besar kategori lapangan usaha, sumber pertumbuhan ekonomi terjadi pada kategori pertanian, perikanan dan kehutanan.
“Saya minta setiap kabupaten harus memetakan. Pemda harus rajin intervensi produksi-produksi demi nilai tambah di daerah kita,” imbaunya.
Kegiatan dirangkai penandatanganan “Pernyataan Komitmen Bersama” untuk mendukung dan melaksanakan langkah-langkah pengendalian Inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan di Sulbar.(*)







