Pemkab Sinjai Dapat Penghargaan Kabupaten Layak Anak yang Ke 4 Kalinya

Penghumuman kabupaten/kota peraih penghargaan KLA digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak secara virtual yang diikuti Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), Wakil Bupati Andi Kartini Ottong, dan pejabat struktural Pemkab Sinjai, Kamis (29/7/2021).

SINJAI, SOLUSINEWS.ID  – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai di bawah nahkoda Bupati Andi Seto Asapa (ASA).

Lantaran memiliki komitmen yang tinggi dalam hal pemenuhan anak, Kementerian memberi penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) predikat Pratama 2021.

Nama-nama Kabupaten/Kota peraih penghargaan KLA tersebut diumumkan secara virtual yang diikuti langsung oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA)

Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong, Sekda Sinjai Akbar Mukmin, serta sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemkab Sinjai, Kamis (29/7/2021).

Bacaan Lainnya

Atas raihan itu, Bupati ASA mengaku sangat bersyukur atas penghargaan yang diterima Kabupaten Sinjai.

Apalagi ini sudah keempat kalinya meraih KLA Predikat Pratama.

“Tentu kita berharap ditahun depan bisa naik ditingkat Madya dengan persiapan yang Insha Allah akan jauh lebih baik lagi.

Insya Allah kita bisa memenuhi kategori-kategori yang ditetapkan Menteri PPPA,” ungkap ASA.

Dikatakan bahwa, untuk memenuhi hal itu, pemerintah akan terus berupaya menyiapkan segala fasilitas maupun prasarana untuk anak-anak di Bumi Panrita Kitta.

“Kami akan terus berupaya menyediakan fasilitas-fasilitas maupun sarana untuk anak-anak yang ada di Kabupaten Sinjai sehingga bisa memenuhi kategori Madya,” tambahnya.

Sementara Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan selamat dan apresiasi

Kepada pejabat pemerintah daerah atas sumbangsi dan kerja nyatanya dalam memberikan perlindungan hak anak.

Khususnya, kepada 275 Kabupaten/Kota yang telah mendapat predikat KLA baik peringkat Pratama, Madya, Nindya, dan Utama.

“Untuk mencapai hal itu bukanlah perjuangan yang mudah karena membutuhkan komitmen yang kuat,

proses yang panjang serta pengorbanan seluruh pihak demi terlindunginy anak-anak di daerahnya,” ujarnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *