- Kumpulkan data yang diperlukan
Kamu bisa memulai dengan mengumpulkan data dari histori pembelian pelanggan, dan mengamati pola yang muncul dari seluruh data tersebut.
Apabila bisnis Sobat Wirausaha memiliki website, pelanggan dapat diarahkan untuk mengisi polling tertentu untuk mengetahui preferensi produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
- Lakukan segmentasi sederhana
Setelah mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh, kamu perlu melakukan segmentasi sederhana dengan mengumpulkan konsumen berdasarkan kategori tertentu, seperti frekuensi pembelian atau jenis produk yang dibeli.
Kamu juga bisa mengelompokkan pelanggan berdasarkan lokasi mereka untuk mengirimkan promosi yang relevan dengannya.
- Gunakan targeted direct message
Apabila Sobat Wirausaha memiliki nomor pelanggan, kamu bisa memanfaatkannya dengan mengirimkan targeted direct message.
Hal ini mirip dengan target email namun dalam bentuk direct message.
Kirimkan pesan-pesan dengan sentuhan personalized seperti penggunaan nama, atau ucapan yang hangat.
Kamu juga bisa membuat diskon di tanggal kembar dan mengirimkan pesan diskon tersebut kepada pelanggan.
- Manfaatkan platform media sosial secara maksimal
Personalized marketing juga perlu memanfaatkan platform media sosial secara maksimal.
Pembuatan konten dengan angle menarik seperti lewat storytelling, behind the scene (di balik layar), atau mengajak pengikut media sosial kamu berinteraksi lewat Instagram story adalah cara-cara yang bisa diterapkan supaya pelanggan merasa diikutsertakan dalam kehadiran brand kamu.
Apabila ada konten yang menarik, kamu bisa meningkatkan engagementnya dengan memasang Ads atau Iklan di sosial media tersebut.
- Buat diskon atau penawaran yang menarik
Salah satu diskon yang paling sering dinanti pelanggan adalah saat tanggal kembar (1 Januari, 2 Februari, dst).
Sobat Wirausaha bisa memanfaatkan peluang tanggal kembar tersebut dengan membuat diskon tertentu.
Tidak hanya itu, kamu bisa bereksplorasi di acara khusus seperti ulang tahun, pembelian pertama, kedua, atau wisuda.
Buat package atau bundle tertentu dengan harga lebih murah dari harga biasanya supaya pelanggan menjadi tertarik untuk membeli.
Agar lebih menarik, kamu bisa membuat kartu khusus yang dapat dibawa setiap pembelian untuk mendapatkan stempel.
Setelah mencapai jumlah tertentu, pelanggan bisa menukarkannya dengan diskon atau produk gratis.
Dalam melakukan personalized marketing, kita perlu menempatkan diri kita bukan sebagai pemilik usaha tetapi sebagai pelanggan.
Mengerti bagaimana kita sebagai konsumen ingin diperlakukan menjadi kunci penting dari pembuatan strategi dalam personalized marketing.
Jangan segan untuk meminta feedback atau ulasan mengenai jasa atau produk kamu dan selalu berinovasi untuk meningkatkan pengalaman konsumen dalam berbelanja di bisnis Sobat Wirausaha.
Dengan begitu, kamu tidak perlu meragukan tentang profit atau keuntungan karena secara otomatis konsumen yang merasa puas dengan bisnis kamu akan kembali secara sendirinya.(*)
Penulis : Adinda Feriana Madani, Content Writer di DIPDOP Universe Corp

Resources:
- https://business.adobe.com/blog/basics/marketing-personalization#:~:text=Marketing%20personalization%20is%20a%20strategy,was%20made%20just%20for%20them.
- https://mailchimp.com/marketing-glossary/personalized-marketing/
- https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-roi-return-on-investment/







