SOLUSINEWS.ID – Sedikitnya ada 4 perusahaan pakan ternak terbesar di Indonesia. Keempat perusahaan tergolong perusahaan yang sudah IPO alias terdaftar di pasar saham atau Bursa Efek Jakarta (BEJ).
Keempatnya yaitu Charoen Pokphand Tbk, Japfa Comfeed Tbk, Malindo Feedmil Tbk, dan Sierad Produce Tbk.
Berdasarkan annual report tahun 2020 BEJ, Charoen Pokphand Tbk menjadi perusahaan pakan ternak dengan penghasilan tertinggi.
Perusahaan asal Thailand ini menempati omzet tertinggi dibanding perusahaan pakan lainnya yang berinvestasi di Indonesia.
Di Indonesia, perusahaan ini hadir dengan nama PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
PT CPIN juga bergerak dalam bidang budidaya ayam pedaging termasuk pengolahannya, pelestarian ayam dan daging sapi, hingga penjualanpakan unggas, ayam, dan daging sapi, dan bahan dari sumber hewani.
Sumber bahannya diperoleh di dalam wilayah Indonesia serta luar negeri.
PT Charoen Pokphand Indonesia mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1972.
Induk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) berasal dari PT Charoen Pokphand Group, milik konglomerat asal Thailand bernama Dhanin Chearavanont.
Dhanin Chearavanont pernah tercatat di Forbes 2015 di posisi teratas daftar orang terkaya di Thailand, dan menempati posisi ke-81 daftar orang terkaya di dunia.

Ia dilahirkan di Bangkok, Thailand, pada tahun 1938. Dhanin merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.
Asal keluarga Dhanin sendiri berasal dari China. Ayahnya bernama Chia Ek Chor dan pamannya Chia Seow Hui yang berasal dari Guangdong, China.
Orangtua dan keluarga Dhanin kemudian merantau ke Bangkok, Thailand, pada tahun 1920-an. Di Bangkok, orangtuanya merintis usaha penjualan bibit dan bahan kimia pertanian dengan nama Chia Tai Chueng.
Mereka mengimpor bibit dan sayur-sayuran dari China dan mengekspor daging babi dan telur ke Hong Kong.
Usaha yang dirintis ayahnya itu pun terus berkembang. Pada usia 25 tahun, Dhanin Chearavanont, melanjutkan bisnis keluarganya bersama tiga kakaknya, Jaran Chiaravanont, Montri Jiaravanont, dan Sumet Jiaravanont.
Pada tahun 1970-an, perusahaan yang dijalankan Dhanin Chearavanont bersaudara itu menjadi pemain tunggal dalam bisnis ayam dan telur di Thailand.
Dari keberhasilan bisnisnya tersebut, ia kian memperluas sektor dan jaringan bisnisnya dengan membeli sejumlah saham perusahaan antara lain perusaha asuransi China (Ping An) dan operator ritel 7-Eleven di Thailand.
Melalui perusahaan PT Charoen Pokphand Group, ia pun mengakusisi perusahaan ritel Siam Makro di Thailand.
Kini Charoen Pokphand Group menjadi salah satu perusahaan swasta terbesar di Thailand yang memiliki tiga lini bisnis meliputi agribisnis, makanan, dan industri telekomunikasi yang tersebar di 20 negara.
Di Indonesia, PT Charoen Pokphand Group hadir melalui PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). PT CPIN Tbk ini juga memiliki sejumlah afiliasi anak perusahaan diantaranya sebagai berikut :
- PT. Agrico International
- PT. Charoen Pokphand Jaya Farm and subsidiaries
- PT. Feprotama Pertiwi
- PT. Poly Packaging Industry
- PT. Primafood International and subsidiary
- PT. Primaved Solusi Pratama
- PT. Sarana Farmindo Utama and subsidiaries
- PT. Singa Mas Internasional and subsidiary
- PT. Vista Grain.(*)







