SOLUSINEWS.ID – Jabatan Chief Executive Officer (CEO) dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia (PTVI) Tbk kini diisi pejabat baru berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta, Kamis (29/4/2021).
CEO dan Presdir PTVI yang baru ini diisi seorang wanita cantik bernama Febriany Eddy. Jabatan ini sebelumnya diisi oleh Nicolas D. Kanter.
PT Vale Indonesia (PTVI) adalah perusahan tambang dan pengolahan nikel yang beroperasi di blok Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.
Febby, sapaan Febriany akan mengisi jabatan CEO dan Presdir PTVI ini untuk periode 3 tahun atau sampai dengan penutupan RUPST Perseroan pada tahun 2024.
Selain itu, jajaran di level komisaris dan direksi juga mengalami pergantian. Berikut komposisi Direksi PTVI yang baru berdasarkan hasil RUPS tahun 2021 :
Direksi
Presiden Direktur : Febriany Eddy
Wakil Presiden Direktur : Adriansyah Chaniago
Direktur : Bernardus Irmanto
Direktur : Dani Widjaja
Direktur : Agus Superiadi
Direktur : Vinicius Mendes Ferreira
Dewan Komisaris Perseroan
Presiden Komisaris : Mark James Travers
Wakil Presiden Komisaris : Ogi Prastomiyono
Komisaris : Luiz Fernando Landeiro
Komisaris : Nicolas D. Kanter
Komisaris : Nobuhiro Matsumoto
Komisaris : Rizal Sukma
Komisaris : Alexandre Silva D’Ambrosio
Komisaris Independen : Raden Sukhyar
Komisaris Independen : Rudiantara
Komisaris Independen : Dwia Aries Tina Pulubuhu
Profil Febriany Eddy
Febriany Eddy bukan orang baru di dunia industri pertambangan. Ia telah berkarir di Vale selama 14 tahun dan telah menduduki sejumlah jabatan penting dalam organisasi perusahaan tambang dunia tersebut.
Ibu dua anak ini telah berkecimpung selama 22 tahun dalam dunia kerja internasional di sektor industri finansial dan pertambangan.
Dia pernah bekerja untuk PricewaterhouseCoopers di Jakarta dan di Amsterdam, Belanda, selama 7 tahun serta terlibat dalam berbagai jenis pekerjaan dan proyek internasional.
Perempuan kelahiran Palembang tahun 1977 ini memulai karir di PT Vale Indonesia sebagai manajer pengawasan dan evaluasi proyek selama tiga tahun.
Setelah itu, ia ditugaskan selama 2,5 tahun di kantor regional Vale Base Metals Asia Pasifik dan Afrika yang berbasis di Brisbane.
Selanjutnya ia kembali ke Indonesia dan menjabat sebagai CFO PTVI dari tahun 2013 hingga 2018, lalu menjabat Deputy CEO selama 2 tahun, dan akhirnya dilantik menjadi CEO dan Presdir PTVI.
Usai dilantik, Febri yang punya hobi menyelam (diving) ini mengaku berkomitmen mewujudkan budaya learning together di Vale Indonesia.
Berdasarkan data S&P Global Rating, sebuah perusahaan pemeringkat atas saham dan obligasi di dunia, hanya sekitar 13 persen kaum perempuan yang menempati posisi paling strategis dalam industri pertambangan.
Hal itu juga membuat Febriany Eddy dimasukkan dalam Top 25 Most Influential Women in Treasury in Asia Pacific pada tahun 2015 dan Asia’s Top Sustainability Superwomen 2019.(*)







