SEJAK resmi menjabat sebagai Bupati Luwu Timur pada Februari 2025, Bupati Irwan Bachri Syam (Ibas) telah menunjukkan bahwa UMKM sebagai salah satu pilar utama dalam visi “Luwu Timur Juara”.
Fokus utamanya adalah mengubah pelaku usaha kecil dari sekadar “bertahan hidup” menjadi unit bisnis yang kompetitif secara digital dan mandiri.
Di sisi lain, Bupati Irwan yang memiliki istri dari latar belakang profesi dokter (dr Ani Nurbani), juga melihat bahwa kesehatan jasmani juga sangat penting untuk mendukung ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya.
Pada suatu kesempatan, Irwan menyiratkan bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya bukan sekadar tubuh yang bugar, tetapi juga mendorong masyarakat lebih produktif.
Pernyataan ini seolah menjadi ruh dari program Sabtu Sehat Juara (SSJ), sebuah gerakan yang lahir dari kepedulian Pemkab Luwu Timur yang dinakhodai Irwan Bachri Syam terhadap kesehatan warganya, sekaligus membuka ruang tumbuh bagi ekonomi lokal.
Sabtu Sehat Juara (SSJ) adalah salah satu program inovatif yang diinisiasi Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dan Wakil Bupati Puspawati Husler.
Program SSJ pertama kali diluncurkan Bupati Irwan pada 2 Agustus 2025 di kawasan Bundaran Batara Guru (BBG) Malili, Luwu Timur.
Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Hari Sabtu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 Wita yang juga berlangsung di setiap kecamatan dengan berpusat di kota Malili, ibukota Luwu Timur.
Ajang SSJ menghadirkan sejumlah aktivitas bersama warga seperti jalan sehat, senam, dan bazaar UMKM di sekitar Bundaran Batara Guru (BBG) Malili.
Bupati Irwan menegaskan bahwa SSJ menjadi agenda wajib bagi seluruh ASN, PPPK, dan tenaga upah jasa, khususnya yang berdomisili di wilayah Malili.
Ia juga menunjukkan kesungguhannya dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 800/0936/Disparmudora/2025 pada 23 Juli 2025 yang menjadi landasan hukum pelaksanaan SSJ.
Dalam setiap gelaran SSJ, Bupati Irwan Bachri Syam, Wabup Puspawati Husler, Ketua TP PKK dr Ani Nurbani, dan jajaran pejabat lingkup Pemkab Luwu Timur senantiasa hadir bersama masyarakat Luwu Timur.
Sejak di-launching pada 2 Agustus 2025 di Bundaran Batara Guru (BBG) Malili, SSJ seolah menjadi lokomotif dan semangat baru kehidupan masyarakat Luwu Timur, khususnya pelaku UMKM lokal.
Apalagi, Bupati Irwan dan jajarannya seringkali turun berolahraga dan hadir berinteraksi langsung dengan warga lokasi SSJ Malili.
Mereka seolah tidak tampil sebagai pejabat yang berjarak dengan warganya. Mereka hadir layaknya bagian dari masyarakat Luwu Timur.
Berolahraga bersama, menyapa dengan senyum hangat, dan memberi teladan bahwa kesehatan adalah hak sekaligus tanggung jawab bersama.
Kehadiran Irwan di ajang SSJ menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga kualitas hidup manusia merupakan inti dari pembangunan itu sendiri.
Program SSJ ini sekaligus membawa dampak nyata bagi perekonomian lokal. Setiap Sabtu, lokasi kegiatan menjadi pusat keramaian yang memberi napas baru bagi pelaku UMKM Luwu Timur.
Pelaku UMKM lokal yang hadir meramaikan SSJ di Malili kini terlihat mampu “berlari” untuk menyehatkan diri, bukan lagi berjalan di tempat.
Jejeran pedagang kuliner tradisional ramai menjajakan makanan sehat, produk kreatif lokal mendapat panggung promosi gratis, dan tentunya omzet mereka meningkat seiring antusiasme masyarakat.
Dengan cara ini, olahraga dan perdagangan saling menguatkan. Tubuh yang sehat melahirkan produktivitas, sementara UMKM yang tumbuh turut memperkokoh kesejahteraan daerah.
SSJ adalah simbol harmoni antara kesehatan dan ekonomi. Ia menunjukkan bahwa kebijakan publik bisa menyentuh dua sisi kehidupan sekaligus. Membangun masyarakat yang sehat dan menumbuhkan ekonomi lokal.
Bupati Irwan Bachri Syam telah menunjukkan keberhasilan dalam menjadikan olahraga sebagai pintu masuk menuju kesejahteraan, sekaligus membuktikan bahwa kepemimpinan humanis mampu menjahit benang merah antara kebijakan dan kehidupan sehari-hari.
Program Sabtu Sehat Juara (SSJ) layak diapresiasi sebagai inovasi yang sederhana namun berdampak luas, bukan hanya menggerakkan tubuh, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi. Ia bukan hanya membangun kebersamaan, tetapi juga menumbuhkan harapan.
Di tangan pria yang juga akrab dengan sapaan Ibas (Irwan Bachri Syam) ini, SSJ menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat mampu melahirkan perubahan nyata.
Sebagai penutup, mari kita rayakan semangat 1 tahun kepemimpinan Irwan Bacri Syam-Puspawati Husler ini dengan pantun sederhana:
“Sabtu ceria penuh cahaya,
Langkah sehat rakyat berdaya.
UMKM tumbuh ekonomi jaya,
Luwu Timur Juara Bersama.”
Program Sabtu Sehat Juara bukan sekadar program. Ia adalah gerakan yang menyatukan kesehatan, kebersamaan, dan kesejahteraan yang bertujuan mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat sekaligus menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Sebuah langkah kecil yang membawa Luwu Timur menuju masa depan yang lebih sehat dan lebih sejahtera.(*)







