MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar melaksanakan kegiatan normalisasi saluran drainase di Jalan Bontoduri Raya sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat yang disampaikan melalui layanan Lontara+.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengangkat sedimen, sampah, dan berbagai material yang menghambat aliran air guna mengembalikan fungsi drainase agar dapat bekerja secara optimal.
Melalui penanganan tersebut, aliran air diharapkan menjadi lebih lancar sehingga mampu mengurangi potensi genangan saat musim hujan serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Dinas PU Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik melalui respons cepat terhadap setiap laporan dan aduan warga yang masuk melalui kanal resmi pemerintah.
Dalam aduan yang dipublikasikan Dinas PU Makassar pada Senin (15/6/2026), warga menyampaikan keluhan terkait kondisi drainase di sepanjang Jalan Bontoduri Raya yang dinilai tidak mendapatkan pembersihan dan pemeliharaan secara optimal selama beberapa tahun terakhir.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah titik saluran mengalami penyumbatan yang mengganggu kelancaran aliran air, terutama saat musim penghujan maupun ketika hujan dengan intensitas tinggi berlangsung dalam beberapa jam.
“Selokan atau drainase di sepanjang Jalan Bonto Duri Raya sudah tidak mendapatkan pembersihan dan pemeliharaan secara optimal selama beberapa tahun terakhir, sehingga menyebabkan terjadinya penyumbatan di sejumlah titik. Kondisi ini sangat mengganggu, terutama saat musim penghujan atau ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa jam, yang berpotensi menimbulkan genangan bahkan banjir di kawasan sekitar,” tulis warga dalam aduan tersebut.
Warga juga meminta pemerintah segera melakukan pembersihan dan perbaikan sistem drainase demi menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas PU Makassar menerjunkan tim untuk melakukan normalisasi saluran sebagai langkah penanganan awal guna mengembalikan kapasitas drainase dan memperlancar aliran air.
Melalui pemanfaatan layanan Lontara+, Pemerintah Kota Makassar berharap partisipasi masyarakat dalam melaporkan berbagai persoalan infrastruktur dapat terus meningkat sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan warga.







