MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Gelaran Wisuda Tahfidz Ranu Harapan Islamic School (RHIS) 2026 yang berlangsung khidmat di Hotel Claro Makassar, Jumat (17/7/2026), menjadi ruang penuh kebahagiaan bagi para orang tua. Salah satu apresiasi tulus datang dari Bapak Asmullah Asri, orang tua dari wisudawan jenjang SD, Muh. Ali Bilal.
Bagi Bapak Asmullah, RHIS telah bertransformasi menjadi mitra terbaik keluarga dalam mengontrol dan membangun konsistensi ibadah serta hafalan Al-Qur’an sang putra sejak usia dini.
Menjaga Konsistensi Ibadah: Solusi Terbaik bagi Kesibukan Orang Tua
Membangun kebiasaan ibadah yang konsisten seperti salat duha harian dan setoran hafalan Al-Qur’an secara mandiri di rumah kerap menjadi tantangan besar bagi orang tua di tengah kesibukan harian. Namun, lewat sistem pengajaran terstruktur di RHIS, hal tersebut dapat berjalan dengan sangat natural dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Sekolahnya alhamdulillah sangat bagus. Terutama dari segi pengajaran, pelajaran tahfiznya, salat duhanya, dan pembiasaan ibadah lainnya. Jujur, hal-hal seperti itu agak susah kalau kita sebagai orang tua harus mengontrol semuanya sendiri di rumah karena kesibukan. Di sini, kami merasa sangat terbantu,” ungkap Bapak Asmullah dengan penuh rasa syukur.
Muh. Ali Bilal Sukses Tuntaskan Hafalan Juz 30
Berkat program tahfidz yang dikemas apik di jenjang SD, Muh. Ali Bilal berhasil mengukir prestasi manis dengan menuntaskan hafalan Juz 30 Al-Qur’an. Pencapaian ini disambut penuh rasa bangga dan haru oleh sang ayah.
Kemampuan Ali Bilal menghafal Juz 30 di usia sekolah dasar membuktikan bahwa kurikulum Al-Qur’an yang diterapkan di RHIS dirancang secara efektif dan ramah anak, sehingga mampu memicu semangat berkompetisi dalam kebaikan (fastabiqul khairat).
Harapan Ekspansi dan Penambahan Kelas untuk Menampung Antusiasme
Melihat pesatnya tumbuh kembang sang anak dan tingginya kualitas pendidikan di RHIS, Bapak Asmullah berharap agar sekolah ini terus memperluas kapasitasnya ke depan agar dapat merangkul lebih banyak generasi muda di Makassar.
“Harapan saya untuk Ranu Harapan Islamic School ke depan, semoga kelasnya bisa diperbanyak lagi,” harap Bapak Asmullah yang disambut tawa hangat dan kesiapan dari pihak sekolah untuk terus melakukan pengembangan sarana fisik gedung ke depan.
Wisuda Tahfidz RHIS 2026 ini kembali menunjukkan bahwa esensi pendidikan di Ranu Harapan Islamic School bukan sekadar mengejar nilai akademis, melainkan meringankan langkah orang tua dalam menuntun Muh. Ali Bilal dan anak-anak lainnya menjadi generasi yang saleh, tertib ibadah, dan mencintai Al-Qur’an. (*)







