KEKAYAAN alam dan tradisi lokal kembali diangkat melalui inovasi produk minuman khas daerah. Kali ini, hadir SAREN Cemara (Sari Aren Cemara), minuman tradisional asal Kabupaten Maros yang diolah dari nira aren asli yang diambil langsung dari hutan Mallawa dan Karaenta.
SAREN Cemara menjadi alternatif minuman alami yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga membawa nilai kearifan lokal masyarakat. Diolah tanpa fermentasi, minuman ini 100% berbahan nira aren asli, sehingga non alkohol dan aman dikonsumsi oleh semua kalangan.
Kini, SAREN Cemara semakin berkembang setelah resmi mengantongi izin PIRT, sebagai bentuk jaminan bahwa produk telah memenuhi standar keamanan pangan. Produk ini diproduksi oleh Solusi Farm yang berlokasi di Maccopa, Maros.
“Kami ingin menghadirkan minuman tradisional yang tetap autentik, tetapi bisa diterima pasar modern. SAREN Cemara berasal dari nira aren asli hutan, tanpa campuran bahan kimia, sehingga lebih alami dan sehat,” ungkap pihak Solusi Farm.
Dengan kemasan botol 250 ml, SAREN Cemara disajikan dalam kondisi dingin agar memberikan sensasi segar maksimal. Saat ini, produk tersebut mulai dipasarkan di berbagai warkop dan kafe di Kota Makassar yang telah menjadi mitra.
Untuk harga, SAREN Cemara dibanderol di kisaran Rp12.000 hingga Rp15.000 per botol, tergantung lokasi penjualan. Harga ini dinilai sepadan dengan kualitas bahan baku alami serta proses produksi yang higienis.
Kehadiran SAREN Cemara tidak hanya menjadi minuman pelepas dahaga, tetapi juga bagian dari upaya mengangkat potensi hasil hutan non-kayu serta meningkatkan kesejahteraan petani nira di wilayah Mallawa dan Karaenta.
Ke depan, SAREN Cemara diharapkan dapat menjadi ikon minuman khas Maros, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah dengan menghadirkan produk lokal yang autentik, sehat, dan bernilai ekonomi tinggi.(*)







