SD 103 Hasanuddin Maros Meriahkan HUT RI dengan Lomba Literasi Antar Kelas

Guru-guru SDN Inpres 103 Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, berfoto bersama usai kegiatan lomba antar kelas dalam rangka HUT RI.(*)

MAROS, SOLUSINEWS.ID – Berbeda dengan kebanyakan sekolah yang merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan pesta permainan rakyat, SDN Inpres 103 Hasanuddin Mandai memilih cara berbeda.

SDN Inpres 103 Hasanuddin, Kecamatan Mandai, di Kabupaten Maros ini, memeriahkan pesta rakyat HUT RI dengan menggelar lomba literasi antarkelas.

Lomba literasi ini diikuti 28 kelas mulai kelas 1 sampai kelas 6. Ada sembilan kategori lomba diantaranya kelas kreatif, inovatif, literate, sudut baca.

Lomba kebersihan, kelas unik, kelas modifikasi, dan kelas aktif yang melibatkan orang tua dalam proses peningkatan mutu di kelas masing- masing.

Bacaan Lainnya

Lomba ini menghadirkan 3 juri yang kompoten di bidangnya yaitu Ketua Dewan Pendidikan Maros, St Fatimah Achmad, tim pendamping literasi kabupaten, dan pegiat literasi dan budayawan Lory Hendrajaya.

Kepala UPT SDN 103 Hasanuddin, Nurwahidah, mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud motivasi sekolah untuk kelas yang dibina wali kelas.

“Kami harapkan lomba ini mendorong para wali kelas untuk kreatif mengolah kelasnya, baik kebersihan, sudut baca , sampai ke keterlibatan orang tua siswa.

Semua untuk kenyamanan belajar, variasi belajar dan inovasi dalam pembelajaran karena prestasi itu dilahirkan bukan hanya guru yang hebat tapi dari guru yang kreatif dan inovatif,” terangnya.

Sementara juri lomba, Fatimah Achmad yang akrab dipanggil Ima Fatimah, mengapresiasi atas inisiatif sekolah bersiswa terbanyak di Maros ini dalam menggelar lomba tersebut.

“Ini inisiatif hebat dan program inovatif. Hanya dengan menciptakan iklim kompetitif yang akan melahirkan prestasi yang hebat. Sekolah ini melakukannya dan semoga akan menjadi agenda tahunan,” harapnya.

Keluar sebagai juara umum yaitu kelas 2 B yang merawat kelasnya dengan baik.

Kepala UPT SDN 103 Hasanuddin, Nurwahidah, menyampaikan lomba ini tidak membutuhkan waktu lama untuk menggelar lomba.

“Karena kelas-kelas di sekolah kita dirawat bukan hanya saat ada lomba saja,” kuncinya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *