Sinergi RHIS Tuntun Kemandirian Ibadah Muhammad Alwi, Orang Tua Rasakan Perubahan Karakter yang Drastis

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID— Wisuda Tahfidz Ranu Harapan Islamic School (RHIS) 2026 yang digelar megah di Hotel Claro Makassar pada Jumat (17/7/2026) sukses menghadirkan sejuta cerita inspiratif. Salah satunya datang dari pasangan suami istri, Bapak Acob Abdullah dan Ibu Suharti, orang tua dari wisudawan jenjang SMP, Muhammad Alwi Septian.

Melalui pendekatan pendidikan yang holistik di RHIS, Muhammad Alwi menunjukkan kemajuan karakter dan kemandirian ibadah yang membuat kedua orang tuanya sangat bersyukur.

Kemandirian Ibadah: Dulu Harus Disuruh, Kini Salat Lima Waktu Tanpa Diminta

Bagi Ibu Suharti dan Bapak Acob, salah satu perubahan paling luar biasa yang mereka rasakan pada diri Alwi semenjak bersekolah di RHIS adalah kesadaran ibadahnya yang tumbuh secara mandiri.

“Perkembangannya lumayan sekali, ada kemajuan yang sangat terlihat dibanding biasanya,” ungkap Ibu Suharti dengan penuh rasa syukur saat diwawancarai seusai acara wisuda.

“Terutama untuk salat lima waktu. Kalau tadinya harus selalu disuruh-suruh, alhamdulillah sekarang sudah tidak perlu disuruh lagi. Dia langsung berinisiatif sendiri untuk salat,” sambungnya dengan rona bahagia.

Raihan Hafalan 2 Juz Al-Qur’an yang Berharga

Meski Ibu Suharti dengan rendah hati menyebut capaian sang putra masih dalam proses belajar, pencapaian Alwi yang telah berhasil mengantongi hafalan 2 juz merupakan sebuah prestasi yang patut diacungi jempol untuk anak seusianya.

Pihak orang tua pun sangat mengapresiasi kesabaran dan ketelatenan para guru RHIS dalam membimbing putra mereka hingga berada di titik ini.

“Alhamdulillah sudah ada hafalan dua juz, sudah bisa dan itu sudah sangat bagus bagi kami. Kami sangat berterima kasih kepada sekolah ini karena berkat adanya RHIS, anak kami bisa dibimbing ke jalan yang lebih benar dan baik,” tutur Ibu Suharti menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh staf pengajar.

Harapan untuk RHIS ke Depan

Merasakan besarnya manfaat yang didapatkan oleh sang anak, Bapak Acob dan Ibu Suharti berharap agar Ranu Harapan Islamic School dapat terus mempertahankan prestasi ini, bahkan terus meningkatkan kualitas program-program pembelajarannya ke depan.

“Harapan kami, semoga sekolah ini bisa lebih baik lagi ke depannya. Apa-apa yang dirasa belum maksimal bisa terus ditingkatkan dan diperbaiki agar selalu menjadi sekolah terbaik untuk anak-anak kita,” tutup mereka dengan penuh harapan.

Keberhasilan Muhammad Alwi Septian menjadi bukti nyata bahwa RHIS tidak hanya berfokus pada target hafalan Al-Qur’an semata, melainkan sukses menumbuhkan kesadaran beribadah dan akhlakul karimah yang akan menjadi pondasi karakter anak sepanjang hayat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *