MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Walau waktu tengah malam alias dini hari, Penjabat Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Beni Iskandar, rupanya tetap turun bekerja dengan memantau langsung kondisi pekerjaan tenaga teknisnya di lapangan.
Hal itu terlihat saat Beni mendatangi langsung lokasi kebocoran pipa PDAM di Jl Sultan Alauddin Makassar pada Jumat (10/6/2022) dini hari. Ia meninjau dan berdiskusi langsung petugas teknis pelayanan PDAM yang bekerja memperbaiki kerusakan pipa.
Diketahui terjadi kebocoran pipa diameter 6 inci yang merupakan salah satu pipa distribusi utama yang menyuplai air bersih ke beberapa kawasan perumahan dan perkantoran di Jalan Sultan Alauddin.
Pekerjaan perbaikan pipa itu berlangsung sejak siang hari. “Saya kesini memang sengaja untuk melihat langsung prosesnya serta memberikan spirit dan motivasi kepada seluruh petugas,” tutur Beni.
Beni menyampaikan petugas PDAM yang bekerja hingga larut malam, harus diapresiasi kinerjanya. Menurutnya, yang mereka lakukan bukan pekerjaan ringan.
Meski demikian mereka tetap bersemangat sebagai wujud pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Ini yang kami sebut di setiap kesempatan bahwa Alirkan Pengabdian karena tanpa Jiwa dan Tekad yang kuat dalam melayani masyarakat, maka semua pekerjaan terasa berat,” terang Beni.
Olehnya, Beni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas PDAM yang telah menyelesaikan pekerjaan kebocoran pipa pada malam tersebut.
“Luar biasa semangatnya. Semoga kerja-kerja kita mendapat balasan pahala yang setimpal karena ini adalah salah satu ibadah mulia. Membantu masyarakat mendapatkan air bersih yang berkualitas,” tutup Beni.
Sementara Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) PDAM Makassar, Ihdar ST, menjelaskan terjadi sedikit keterlambatan penyelesaian pekerjaan.
Hal itu dikarenakan lokasi kebocoran merupakan daerah padat kendaraan dan pipa yang bocor merupakan pipa distribusi utama yang kedalamannya hampir 2 meter.
“Selain itu banyak utilitas sehingga pekerjaan pengalian harus dilakukan dengan kehati-hatian,” katanya.(*)







