SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sinjai menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Penangkaran Jagung Hibrida Litbang Pertanian, Minggu (23/5/2021).
Bimtek ini merupakan kerja sama Balai Penelitian Tanaman Serealia, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian RI.
Kegiatan yang diikuti sejumlah kelompok tani di Kecamatan Tellulimpoe ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Kalobba, Kecamatan Tellulimpoe.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura, dan Perkebunan Sinjai, Kamaruddin, mengatakan bimtek tersebut memberikan pedoman teknis kepada kelompok tani dalam penangkaran varietas jagung hibrida.
Tujuannya sebagai upaya meningkatkan produktivitas jagung di Sinjai yang diharapkan meningkatkan pendapatan petani jagung.
Selain itu diharapkan Kabupaten Sinjai bisa menjadi penghasil benih jagung hibrida unggulan yang berbasis inovasi teknologi sesuai harapan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA).
“Kita akan menjadikan Sinjai sebagai kabupaten penghasil benih yang bermutu dan berkualitas sehingga terpenuhi benih jagung hibrida di tingkat kelompok tani,” jelas Kamaruddin, Senin (24/5/2021).
Bimtek tersebut menghadirkan pemateri dari Balitsereal Maros dan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian Maros (BPSB).
Sebelumnya, penangkaran varietas jagung hibrida di Sinjai sudah dilakukan pada pada April 2021 di atas lahan milik pemkab setempat seluas 5 hektare.
Lokasi penangkaran jagung hibrida itu berada di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara.
Selain itu, kegiatan penangkaran jagung litbang pertanian telah dilakukan di atas lahan seluas 55 hektare di Kecamatan Bulupoddo serta uji coba penangkaran di Kecamatan Sinjai Barat.(*)







