MAKASSAR, UNHAS.TV — Sebanyak 40 taruna-taruni Program Studi D4 Transportasi Laut dan D4 Bisnis Logistik Maritim Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) mengikuti kuliah lapangan di PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau IKI Shipyard, Makassar, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan kuliah lapangan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik sekaligus penguatan kompetensi mahasiswa di sektor galangan kapal.
Selain kuliah lapangan, tim dosen Transportasi Laut Polimarim juga melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Edukasi Manajemen Operasi Kapal dan Alur Produksi di Galangan PT IKI.
Program PKM tersebut dirancang untuk menjembatani pertukaran pengetahuan antara akademisi dan praktisi industri perkapalan. Dan pada kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa untuk mengenal lebih jauh operasional di IKI Shipyard.
Rombongan Polimarim diterima di Aula IKI Shipyard oleh Manager Sumber Daya Manusia (SDM), Business Continuity Management (BCM), dan Umum PT IKI, Syarifuddin Syahrir ST MM.
Dalam sesi awal, peserta mendapatkan safety induction sebagai prosedur wajib sebelum memasuki area produksi galangan kapal oleh Manajer Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) Ir Akbar Nur Asman.
Taruni-taruni juga diwajibkan mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa helm selama melakukan kunjungan di seluruh lingkungan IKI Shipyard.
“Keselamatan kerja adalah hal utama di galangan. Kami selalu menekankan disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur K3 kepada setiap tamu maupun pekerja,” kata Akbar Nur.
Ia berharap kunjungan akademik seperti ini dapat memperkuat pemahaman mahasiswa tentang budaya kerja industri perkapalan. Mulai dari kegiatan pembangunan kapal baru, fabrikasi, hingga reparasi kapal.
Taruna-taruni yang terbagi dalam dua kelas kemudian diarahkan ke area produksi. Mereka mendapatkan pendampingan langsung ke lokasi pembangunan kapal baru serta fasilitas reparasi kapal. Dari slipway hingga graving dock
Di lapangan, satu tim didampingi Yasser, ekspert IKI Shipyard yang juga alumnus Teknik Sistem Perkapalan Universitas Hasanuddin. Tim lainnya didampingi Deputi Produksi PT IKI, Sofyan Chalil.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada tahapan alur produksi kapal, mulai dari perencanaan, pemotongan pelat, perakitan blok, hingga proses outfitting dan penyelesaian akhir.
Proses reparasi kapal juga dijelaskan secara rinci, termasuk manajemen waktu dan pengendalian mutu pekerjaan galangan.
Tak hanya taruna-taruni yang ikut, para pekerja juga dilibatkan dalam kegiatan. tim dosen Polimarim melakukan diskusi dan berbagi pengetahuan dengan karyawan PT IKI Shipyard terkait manajemen operasi kapal dan efisiensi alur produksi.
Diskusi ini menjadi inti dari kegiatan PKM yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan galangan.
Ketua tim dosen Polimarim yang juga Ketua Prodi Transportasi Laut, Ir. H. Rusnaedi, ST, MT, IPM, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk sinergi nyata antara perguruan tinggi vokasi dan industri.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori. Mereka harus melihat langsung proses industri agar siap menghadapi dunia kerja. Di sisi lain, kami juga berbagi perspektif akademik yang bisa menjadi bahan refleksi bagi industri,” ujarnya.
Turut hadir Ketua Prodi D4 Bisnis & Logistik Maritim Ir. Arif Fuddin Usman, ST, MSi, MT, dalam diskusi PKM. Menurut Arif, kolaborasi ini penting untuk menyelaraskan kurikulum vokasi dengan kebutuhan nyata industri perkapalan nasional.
“Apa yang kami lihat di lapangan menjadi masukan berharga untuk pengembangan pembelajaran di kampus. Selain itu, secara teori keilmuan dengan penerapannya di lapangan,” katanya.
Kegiatan kuliah lapangan dan PKM ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi taruna Polimarim sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di PT IKI Shipyard melalui pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan. (*)







