PANGKEP, SOLUSINEWS.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Vokasi melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Eksternal Matching Fund Vokasi Tahun 2023 di Kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (PPNP) Sulawesi Selatan.
Adapun kegiatan Monev Eksternal Matching Fund Vokasi 2023 tersebut berlangsung selama dua hari Kamis dan Jumat pada tanggal 30 November – 01 Desember 2023 di Kampus Politani Pangkep dan lokasi mitra usaha di Kota Makassar.
Pelaksanaan Monev Eksternal di Politani Pangkep dilakukan tim Reviewer terhadap para pengusul pendanaan, salah satu pengusul dengan Judul Transplantasi Karang Hias, Restorasi dan Konservasi dalam Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pulau Karanrang, Kabupaten Pangkep.
Adapun Tim Reviewer dari Kemendikbud masing-masing reviewer terdiri dari reviewer substansi dan reviewer keuangan beserta dari Itjen Kemendikbudristek. Monev yang dilakukan mencakup review substansi kegiatan dan keuangan.
Hari Pertama monev diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh unsur pimpinan Politani Pangkep,Tim monev Kemendikbudristek,Pengelola Matching Fund, dan Tim Pengusul. Dilanjutkan dengan presentasi pengusul Program Matching Fund Perguruan Tinggi Politani Pangkep.
Tim Pengusul dengan judul Transplantasi Karang Hias, Restorasi dan Konservasi dalam Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pulau Karanrang dipimpin Paharuddin, ST, MSi sebagai ketua didampingi mitra CV. Rezeki Bahari, kelompok nelayan, mahasiswa peserta MBKM serta bagian keuangan.
Paharuddin melakukan presentasi di hadapan para tim Reviewer yakni Prof.Dr.Ir. Lilik Sudiajeng, M.Erg (Politeknik Negeri Bali) dan Dr Evada Dewata SE MSi (Politeknik Negeri Sriwijaya). Kemudian Tim Teknis terdiri dari Mawarda dan Herudi, lalu tim Irjen Prianto KW.
“Motivasi kami dalam program ini adalah pemberdayaan masyarakat. Sebagai insan akademi di Politani Pangkep, kami terpanggil dan terdorong untuk meningkatkan pendapatan pendapatan masyarakat di Pulau Karanrang dalam bidang transplantasi karang hias,” kata Paharuddin.
Setelah presentasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada hari kedua reviewer, pengusul, pengelola dan Tim Kemendikbud melakukan kunjungan ke lokasi salah satu lokasi mitra yakni CV. Rezeki Bahari di Makassar.
Penyelenggaraan Monev Eksternal merupakan salah satu kegiatan wajib dalam pelaksanaan Matching Fund. Kegiatan ini sebagai Evaluasi,Pemantauan dan Pengawasan pada perguruan tinggi penerima pendanaan Matching Fund Vokasi 2023 di lingkungan Kemendikbudristek.
Matching Fund Kemendibukristek merupakan dana padanan yang diberikan pemerintah kepada perguruan tinggi dan industri yang berkolaborasi dalam pengembangan inovasi melalui platform Kedaireka.
Hal itu untuk mendorong terbentuknya ekosistem merdeka belajar dan kampus merdeka (MBKM) dengan terjadinya kolaborasi antara dunia kampus dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), instansi pemerintah, dan masyarakat yang berkelanjutan.
Program ini juga merupakan salah satu solusi dalam mewujudkan kemudahan sinergi perguruan tinggi dengan komersialisasi Industri serta menjawab permasalahan yang dihadapi demi untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan bangsa. (*)







