SINJAI, SOLUSINEWS.ID — Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif kembali turun memastikan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat dengan meninjau ke lokasi pembangunan di Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kamis (11/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bapenda, serta Kepala Bappeda Kabupaten Sinjai.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Project Manager (PM) Pembangunan Sekolah Rakyat, Reza Hilman, yang kemudian mendampingi Bupati meninjau sejumlah titik pembangunan dan melihat secara langsung perkembangan proyek yang menjadi salah satu program strategis di bidang pendidikan tersebut.
Dari hasil peninjauan, progres pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai sekitar 82 persen. Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan mengingat pelaksanaan pekerjaan sempat dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem, termasuk musim hujan dan banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sinjai.
“Saya kira ini capaian yang cukup menggembirakan karena melihat waktu pelaksanaan dengan kondisi cuaca musim hujan, bahkan kita sudah pernah kebanjiran. Ini menunjukkan kerja keras seluruh tim di lapangan,” ungkap Bupati Ratnawati.
Menurutnya, secara umum pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun oleh pihak pelaksana. Meski demikian, terdapat harapan dari kontraktor pelaksana agar proses pembangunan dapat dipercepat sehingga fasilitas pendidikan tersebut segera dapat dimanfaatkan.
“Alhamdulillah, sesuai perencanaan, capaiannya cukup lumayan. Progresnya juga sudah baik. Cuma saya dengar tadi ada penyampaian dari pihak Nindya Karya bahwa diminta mempercepat. Nah, tentu ini secara teknis beliaulah yang kemudian akan menjawabnya.
Dari sisi kebijakan, insya Allah Pemerintah Kabupaten Sinjai mendukung dengan maksimal, gaspol. Jadi tetap semangat, hadirkan kerja baiknya, hadirkan output kinerjanya dengan baik sehingga sekolah ini nanti bisa dinikmati dengan baik dan bermanfaat untuk perkembangan anak didik ke depan,” tambahnya.
Bupati Ratnawati juga mengungkapkan bahwa target penyelesaian proyek semula direncanakan pada Juli 2026. Namun, target tersebut kini diupayakan untuk dipercepat menjadi Juni 2026 agar proses pembelajaran dapat segera dimulai.
Hal senada disampaikan Project Manager Pembangunan Sekolah Rakyat, Reza Hilman. Ia optimistis bangunan utama sekolah dan asrama sudah dapat digunakan sesuai jadwal, meskipun kondisi cuaca masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan pekerjaan.
“Bulan Juli nanti seharusnya sudah bisa. Kecuali kondisi hujan seperti ini, kami akan usahakan terutama akses jalan agar sudah bisa dilalui, dan bangunan sekolah-sekolah sudah bisa digunakan, asrama sudah bisa digunakan,” ucapnya.(*)







