MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Kampus Universitas Fajar (UNIFA) dan Universitas Siber Asia (UNSIA) menggelar webinar bersama bertema Membangun Kota Baru dengan Konsep Green & Smart city, Sabtu (23/4/2022).
Wakil Rektor Bidang Akademik Unsia, Dr Ucuk Darussalam ST MT, mengapresiasi kegiatan webinar yang melibatkan Unsia-Unifa sebagai upaya kongkrit berkontribusi pada pembangunan di Indonesia.
“Terima kasih kepada semua pihak terutama kepada pimpinan UNIFA dan Pascasarjana melalui prodi MRIL,” katanya.
Sementara Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan SDM Unsia, Dr Gerald Ariff B Eng MSc, mengatakan kedepan semakin ditingkatkan kolaborasi dalam pelaksanaan webinar bersama kampus Unifa.
“Unifa adalah kampus yang sangat strategis dalam merumuskan konsep green dan smart city dengan segudang akademisi di bidang teknik sipil,” ungkapnya.
Deputi Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Unifa, Dr Ir Nur Haerat Nur ST MT IPM Asean, dalam sambutannya menyampaikan UNSIA-UNIFA sudah lama menjalin kerjasama.
UNIFA disebutkan menjadi PTS pertama melakukan kolaborasi bersama dalam memajukan tri dharma bagi kedua institusi.
“Unifa bagi Unsia adalah PTS yang pertama melakukan MoU dalam tri dharma PT di Indonesia timur,” kata dosen teknik sipil ini.
Dengan kerjasama keduanya kemudian melahirkan ide, gagasan dan model pembelajaran yang diterapkan Unifa saat ini yakni hybrid learning system (Hyls).
Sementara Dekan Fakultas Pascasarjana (FPS) UNIFA, Dr Ismail Marzuki SSi MSi, menambahkan bahwa webinar bersama Unifa dan Unsia ini dapat berkontribusi dalam pembangunan berkonsep green dan smart city.
“Kita mendukung UNIFA-UNSIA semakin kompak dalam memberi kontribusi dan merumuskan pembangunan kota dengan konsep green dan smart city,” harapnya.
Adapun dua pemateri webinar yakni Dr Eng Poppy Indrayani ST MEng (Unifa) dan Novi Dhian Nathasia SKom MMSI (Unsia).
Poppy Indrayani yang juga alumnus doktor dari Jepang ini menyampaikan bahwa sampai saat ini beberapa negara Eropa dan Amerika latin masih mencari konsep yang ideal dalam menata kota berbasis green dan smart city.
Antusiasme dan jumlah peserta webinar mencapai ratusan partisipan.(*)







