MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau seluruh warga yang akan mudik lebaran untuk melapor kepada ketua RT/RW setempat.
Imbauan ini ditujukan sebagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan lingkungan dan meminimalisir risiko yang mungkin terjadi selama rumah ditinggalkan kosong.
Menurut Munafri, rumah yang tidak diawasi saat ditinggalkan memiliki potensi kerawanan, mulai dari kebakaran hingga kemungkinan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat tidak baik.
“Masyarakat yang mau mudik, sebaiknya disampaikan kepada RT/RW-nya.
Dengan begitu, kita bisa mengetahui rumah mana yang kosong dan mempermudah pemantauan,” jelas Munafri usai melantik pejabat Pemkot di Balaikota Makassar, Senin (2/3/2026).
Laporan yang disampaikan warga ini akan dicatat oleh RT/RW sebagai bagian dari pendataan rumah kosong di wilayahnya.
Data tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi aparat keamanan untuk melakukan pengawasan lebih efektif.
Munafri menekankan pentingnya sistem ini, karena tanpa adanya informasi yang jelas, risiko yang muncul bisa sulit dikendalikan.
“Supaya kalau ada apa-apa, ketahuan. Misalnya, tiba-tiba terjadi kebakaran atau ada orang yang masuk ke rumah, kita bisa langsung mengambil tindakan. Kita tidak bisa membiarkan rumah kosong tanpa pengawasan,” tegasnya.
Wali Kota Munafri menambahkan bahwa rumah kosong juga dapat menjadi sasaran pihak yang berniat jahat.
“Kalau rumahnya kosong dan tiba-tiba ada orang masuk, siapa tahu orang itu berniat kurang baik. Maka dari itu, harus dilaporkan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan peran RT/RW yang sangat vital tidak hanya menerima laporan, tetapi juga mencatat dan memastikan keamanan rumah warga melalui kerja sama dengan aparat setempat.(*)







