Usai Dilantik, 2 Direksi PDAM Makassar ini Turun Tinjau Perbaikan Pipa

Dirut PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar, bersama Direktur Air Limbah, Ayman Adnan.(*)

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Setelah siang hari menjalani pelantikan sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar, Selasa (19/7/2022), malamnya Beni bersama Direktur Air Limbah, Ayman Adnan, turun meninjau perbaikan pipa PDAM.

Menariknya, Beni dan Ayman saat meninjau perbaikan kebocoran pipa di Jalan Datu Museng, masih menggunakan pakaian yang dipakai saat acara pelantikan pada siang hari.

Rupanya, kedua pejabat PDAM Makassar itu memang belum mengganti kemeja putih yang mereka kenakan saat acara pelantikan direksi lingkup BUMD Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan itu sebenarnya merupakan hal biasa bagi Beni yang sudah seringkali turun menyapa dan mengecek langsung petugas teknisnya yang bekerja melakukan perbaikan jaringan PDAM pada malam hari.

Menurutnya, sudah menjadi tanggung jawab PDAM dan petugasnya harus selalau siaga bila ada masalah pada jaringan pipa PDAM.

Beni Iskandar, Ayman Adnan, dan tim saat meninjau perbaikan kebocoran pipa di Jalan Datu Museng, Makassar, Selasa (19/7/2022).(*)

“Saya sengaja mengajak Pak Ayman supaya beliau sebagai direktur baru juga dapat beradaptasi dan melihat langsung bagaimana kerja-kerja petugas kita selama ini.

Sekaligus sebagai perkenalan lapangan agar kelak semua dapat bersinergi terhadap tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada kita dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Beni.

Sementara Direktur Air Limbah PDAM Kota Makassar Ayman Adnan mengaku akan berupaya maksimal menjalankan tugas baru yang diembannya.

“Memang baru tadi siang kami dilantik. Artinya setelah pelantikan kami sudah harus bekerja. Saya sendiri belum ganti pakaian dan langsung mendampingi pak direktur untuk meninjau ke lapangan,” ujar Ayman.

Sementara Beni menambahkan, peningkatan pelayanan menjadi target dalam jangka pendek jajaran direksi PDAM Makassar saat ini.

Menurutnya hal itu sangat penting untuk menaikkan pelayanan ke angka 80 persen.

“Target terdekat kita itu membangun IPA dalam rangka meningkatkan pelayanan. Setelah itu peremajaan jaringan pipa yang sudah menua,” terangnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *