WOTU, SOLUSINEWS — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengatakan Kabupaten Luwu Timur akan memiliki sejumlah fasilitas kesehatan yang diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
“Nantinya ada tiga rumah sakit yang akan meng-cover kebutuhan kesehatan masyarakat kita. Ada RS I Lagaligo, kemudian di Atue yang nantinya akan menjadi rumah sakit gigi dan mulut serta rumah sakit khusus ibu dan anak, dan rumah sakit di Towuti yang akan dibangun,” jelasnya.
Hal itu disampaikan Bupati Irwan di acara kegiatan Visitasi Layanan Obstetri dan Ginekologi serta Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RSUD I Lagaligo dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina YW UMI, yang berlangsung di Aula RSUD I Lagaligo, Kecamatan Wotu, Sabtu (29/08/2026).
Kegiatan tersebut merupakan langka Pemkab Luwu Timur untuk terus memperkuat kualitas dan akses pelayanan kesehatan masyarakat melalui pengembangan jejaring dan kemitraan dengan institusi pendidikan serta rumah sakit rujukan.
Selain fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, Bupati juga berharap adanya penguatan kolaborasi dengan rumah sakit swasta yang berada di wilayah Luwu Timur, termasuk RS Primaya Sorowako.
“Di Sorowako juga ada RS Inco yaitu Primaya Sorowako. Semoga bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” ungkap Bupati.
Menurutnya, penguatan jejaring rujukan menjadi hal penting agar masyarakat Luwu Timur dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas tanpa harus terbebani biaya yang besar ketika membutuhkan pelayanan di luar daerah.
Sebelumnya Pemkab Luwu Timur juga telah menjalin kemitraan dengan RS Hasanuddin Makassar sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat Luwu Timur.
“Jadi bagi pasien Luwu Timur tidak perlu lagi membayar. Saya juga berharap RS Ibnu Sina ini dapat menjadi rumah sakit rujukan kita selanjutnya yang dapat bermitra dengan Pemkab Luwu Timur nantinya,” ungkap Bupati.
Melalui kerja sama yang dijalin tersebut, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan institusi pendidikan kedokteran dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional dan berkualitas bagi masyarakat Luwu Timur.(*)







