Warga Sinjai Terbantu dengan Program Rumah Singgah Pasien yang Dibuat Bupati ASA

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa

SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Sinjai yang dipimpin Bupati Andi Seto Asapa (ASA) meluncurkan Program Rumah Singgah Pasien (RSP) diapresiasi oleh masyarakat Sinjai.

Pasalnya, keberadaan Rumah Singgah tersebut sangat membantu warga yang berdomisili baik di pelosok Kabupaten Sinjai dalam mendapatkan akomodasi atau tempat beristirahat sementara saat mengantar dan menemani keluarga mereka berobat di rumah sakit di Kota Makassar.

Apalagi, warga Sinjai yang memanfaatkan Rumah Singgah Pasien ini pun tak dipungut biaya alias gratis selama menemani dan mengurus pengobatan keluarganya.

Dintara sekian banyak warga Kabupaten Sinjai yang telah menikmati program Rumah Singgah Pasien Pemkab Sinjai ini salah satunya adalah Warga Dusun Lambari, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Telulimpoe, Bustang (57) .

Bacaan Lainnya

Pada tahun 2019 lalu, Bustang menikmati fasilitas Pemkab Sinjai ini sebanyak dua kali. Bustang mengaku sangat terbantu.

Apalagi, program inovasi ini merupakan yang pertama dan belum pernah dilakukan oleh kepala daerah setempat sebelumnya.

“Terobosan yang dilakukan Pak Bupati ASA ini sangat membantu bagi saya dan masyarakat yang sedang berobat di Makassar karena Pemkab Sinjai menyediakan rumah singgah saat kita menjalani pengobatan,” ungkapnya, Rabu (13/4/2021).

Salah satu program unggulan Bupati ASA ini diperuntukan bagi masyarakat yang tidak mampu dan membutuhkan tempat tinggal sementara untuk membawa keluarganya berobat di Makassar seperti di RSU Wahidin, RS Daya, RS Labuang Baji, dan RS Haji.

Rumah Singgah Pasien Sinjai ini antara lain berada di Kompleks BTN Wesabbe Blok C Nomor 53 dan nomor 54, serta di Jalan Descartes Perumahan dosen UNHAS Blok AG nomor 4.

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) menjelaskan, rumah singgah pasien tersebut merupakan tempat persinggahan sementara pasien dan pendamping.

Fasilitas ini merupakan program pelayanan Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda Plus melalui penyediaan sarana dan prasarana berupa fasilitas akomodasi, alat transportasi dan konsumsi bagi pasien dan pendamping pasien yang di rujuk di rumah sakit rujukan tingkat lanjut.

Tujuannya untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi pasien miskin atau tidak mampu di daerah yang dirujuk ke rumah sakit rujukan tingkat lanjut.

Selain itu, untuk mendekatkan akses dan mencegah terjadinya keterlambatan penanganan pada pasien rujukan tingkat lanjut.

“Rumah Singgah di Makassar merupakan program yang diprioritaskan untuk memberikan pelayanan bagi keluarga kurang mampu yang terkadang terkendala berobat ke Makassar karena faktor financial dan tidak adanya fasilitas menginap bagi keluarga pasien di Makassar,” ungkap ASA.

Dengan begitu, keluarga pasien tidak lagi mengeluhkan permasalahan biaya karena Pemda sudah menyiapkan rumah singgah yang dekat dengan akses Rumah Sakit rujukan.

“Semoga dengan adanya program atau inovasi ini dapat membantu warga yang sedang melakukan pengobatan di Makassar,” tandas ASA.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *