ASTINDO Sulsel : Penyesuaian Tarif Bantimurung Berdampak Positif bagi Pariwisata

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID— Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Sulawesi Selatan, Nurhayat, menyambut baik kebijakan penyesuaian tarif masuk kawasan wisata Taman Wisata Alam Bantimurung yang dinilai mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Maros.

Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan adanya perhatian pemerintah dan pihak terkait terhadap keberlangsungan industri pariwisata serta aspirasi pelaku usaha perjalanan wisata.

“Kami mengapresiasi langkah ini karena tarif yang lebih kompetitif tentu akan membuat wisatawan semakin tertarik berkunjung ke Bantimurung. Ini menjadi kabar baik bagi industri pariwisata Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia menilai, Bantimurung merupakan salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itu, kebijakan yang mendukung kemudahan akses wisata akan berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Nurhayat berharap sinergi antara pemerintah, pengelola destinasi, dan pelaku industri pariwisata terus diperkuat agar sektor wisata Sulawesi Selatan semakin berkembang dan kompetitif.

Sementara itu, Sekretaris DPD ASTINDO Sulsel, Surya Sultan Syah, mengatakan penyesuaian tarif tersebut juga akan memudahkan agen perjalanan wisata dalam memasarkan paket wisata ke kawasan Bantimurung.

Surya Sultan Syah, Sekretaris DPD Astindo Sulsel

Menurutnya, tarif yang lebih terjangkau akan meningkatkan minat kunjungan rombongan wisata keluarga, pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga wisatawan luar daerah.

“Dengan tarif yang lebih ramah bagi wisatawan, termasuk pelajar dan mahasiswa, tentu ini akan membantu pelaku travel dalam menawarkan paket wisata. Dampaknya juga akan dirasakan UMKM, transportasi wisata, kuliner, hingga jasa pemandu wisata di sekitar kawasan,” katanya.

Berdasarkan tarif terbaru yang berlaku di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, tiket masuk wisatawan nusantara ditetapkan sebesar Rp35 ribu pada hari kerja Senin–Sabtu dan Rp40 ribu pada hari libur, Minggu, serta cuti bersama.

Sementara untuk kategori pelajar dan mahasiswa, tarif masuk ditetapkan sebesar Rp15 ribu pada hari kerja dan Rp20 ribu pada hari libur dengan syarat menunjukkan kartu pelajar atau mahasiswa. Sedangkan tarif wisatawan mancanegara sebesar IDR 200K.

ASTINDO Sulsel juga mendukung langkah digitalisasi layanan wisata di kawasan Bantimurung. Saat ini, wisatawan dapat membeli tiket secara online melalui platform Pigitrip.com⁠ sehingga proses pembelian tiket menjadi lebih mudah dan praktis.

Pelaku industri pariwisata pun optimistis kebijakan tarif tersebut akan berdampak positif terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Maros, terutama menjelang musim liburan dan akhir pekan.

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *