MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar Muh Dakhlan menjelaskan salah satu sebab sehingga program-program Pemkot Makassar tak bisa berjalan 100 persen.
Ia menyebutkan salah satu faktor adalah karena Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemprov Sulsel belum diserahkan penuh ke pemkot hingga November 2024.
“DBH kita (pemkot) tidak dibayar full selama setahun. Ada pendapatan kita yang tahun ini tidak sampai 100 persen. Itulah yang mengurangi pendapatan dan otomatis mempengaruhi belanja,” jelasnya, Minggu (24/11/2024).
Olehnya, Dakhlan memperkirakan silpa atau anggaran yang tidak terpakai oleh Pemkot Makassar di Tahun Anggaran 2024 berada di bawah Rp 500 miliar.(*)







