Bupati ASA Harapkan Anggaran Keagamaan Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa menghadiri acara peringatan Nuzulul Quran 1444 Hijriah di Masjid Islamic Center, Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Jumat, (7/4/2023) malam.(*)

SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Masa jabatan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) bersama Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong periode 2018-2023 akan berakhir pada tahun ini.

Kurun waktu tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai telah menorehkan banyak prestasi.

Meski jabatan sebagai kepala Daerah di Bumi Panrita Kitta akan berakhir, namun Andi Seto Asapa tetap mengajak masyarakat untuk tetap mendukung dan memberikan konstribusi dalam kegiatan pembangunan yang terus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Sebab, kata ASA, kesuksesan Pemerintah Kabupaten dalam menjalankan program pembangunan, tidak lepas dari dukungan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sehingga dengan dukungan dan konstribusi seluruh masyarakat, Kabupaten Sinjai diharapkan akan lebih baik dan lebih maju.

“Masa jabatan saya bersama ibu Wakil Bupati akan berakhir beberapa bulan ke depan. Selama kurun waktu 5 tahun memimpin Daerah Kabupaten Sinjai, Pemerintah Daerah telah berupaya keras untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Sinjai.

Berbagai progam pembangunan telah kita laksanakan sesuai dengan skala prioritas yang tertuang dalam RPJMD tahun 2018-2023,” ujar Bupati ASA di hadapan jamaah Masjid Islamic Center dalam acara peringatan Nuzulul Quran 1444 Hijriah, Jumat (7/4/2023).

Bupati ASA membeberkan pembangunan sektor keagamaan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 ini.

Pemkab setempat telah menggelontorkan bantuan hibah kepada semua pondok pesantren, pemberian bantuan hibah program Tahfidzul Quran untuk 120 santri penghafal Al-Quran yang diselenggarakan oleh lembaga Tahfidzul Quran pada Pondok Pesantren.

Kemudian, pemberian bantuan hibah rehabilitasi masjid kepada 300 masjid, pemberian insentif keagamaan kepada 3.200 petugas keagamaan, serta fasilitasi untuk kegiatan-kegiatan Syiar

Islam, dengan alokasi anggaran APBD hampir Rp 10 miliar setiap tahunnya.

“Hal ini kita lakukan tidak lain adalah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat Kabupaten Sinjai.

Olehnya itu kita semua tentunya berharap, agar dana besar yang telah dipergunakan tersebut dapat benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan Daerah Kabupaten Sinjai,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *