MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Hanya dalam tiga jam, ratusan bungkus minyak goreng kemasan satu liter habis terjual pada acara Gelar Pangan Murah (GPM) di kawasan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Rabu (9/2/2022) pagi.
Minyak goreng 1 liter ini tersedia di stand Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulselbar.
Karena antusiasme warga memborong minyak goreng, Bulog terpaksa membatasi warga yang terus mendatangi stan Bulog demi mendapatkan minyak goreng.
“Untung saya dapat walau hanya satu liter. Di pasar susah dapat Pak. Harganya juga mahal. Disini harganya lebih murah. Saya beli minyak dan beras,” ungkap warga setempat, Najamiah, yang datang bersama tetangganya di lokasi GPM.
GPM ini dilaksanakan oleh Dinas Ketahahan Pangan (DKPn) Provinsi Sulsel.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKPn) Sulawesi Selatan, Kemal Redindo Syahrul Putra, mengatakan bermitra dengan Bulog Sulselbar dan pihak lainnya menggelar GPM kali ini.
“Seiring kelangkaan minyak goreng di berbagai wilayah sepekan terakhir. Ini sejalan dengan tujuan GPM,” kata putra Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, ini.
Redindo yang juga alumni Fakultas Hukum Unhas Makassar ini menambahkan, GPM dimaksukan untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas.
“Juga, untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen,” lanjut mantan Sekretaris Bapenda Sulsel ini.

Selain Bulog Sulselbar dan Dinas Ketahanan Pangan Enrekang, turut berpartisipasi di GPM Sulselbar antara lain PT Japfa, Gabungan Kelompok Tani, dan sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bulog menyediakan beras dan minyak goreng, Dinas Ketahanan Pangan Enrekang menyediakan bawang merah dan cabe rawit.







