Hasil Penelitian Dosen Unisma, Minyak Kayu Putih Bisa Bikin Irit BBM

ilustrasi minyak kayu putih (sumber foto: motorplus-online.com/Aong)

SOLUSINEW.ID – Selain sebagai bahan untuk mengobati sejumlah penyakit seperti masuk angin, pegal-pegal, sakit perut, bahkan si corona (Covid-19), Minyak Kayu Putih ternyata bisa digunakan untuk menghemat penggunaan bahan bakar (BBM) kendaraan.

Disadur dari website Unirversitas Islam Malang (Unisma), unisma.ac.id , yang diposting Juni tahun 2020, hal itu mampu dibuktikan secara ilmiah oleh Dosen Unisma, Dr Ena Marlina ST MT.

Dalam penelitian dosen Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Unisma ini, minyak kayu putih bisa digunakan sebagai campuran bahan bakar alternatif untuk biodiesel.

Dengan campuran tersebut penggunaan biodiesel gas buang lebih ramah lingkungan dan lebih hemat.

Bacaan Lainnya

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya minyak nabati sebagai bahan bakar biodiesel penganti bahan bakar diesel yang ramah lingkungan.

Dijelaskan biodiesel dapat diperoleh melalui reaksi transesterifikasi trigliserida atau reaksi emulsifiasi.

Meski demikian, dalam penelitiannya disebutkan konversi minyak nabati menjadi biodiesel pada proses transesterifikasi membutuhkan jumlah energi yang besar dengan biaya yang tinggi.

Sehingga penggunaan minyak nabati non transesterifikasi sebagai pengganti bahan bakar fosil dalam pembakaran modern perlu ditinjau kembali.

“Pencampuran minyak nabati dengan bahan bakar lain menjadi salah satu cara untuk menurunkan viskositas, termasuk dengan pencampuran minyak kayu putih yang saya lakukan,’ paparnya.

Ena Marlina sengaja memilih minyak kayu putih sebagai bahan alternatif pengujian tersebut karena minyak ini termasuk salah satu minyak atsiri.

Minyak atsiri bersifat mudah menguap, berat jenisnya dapat campur dan melarutkan bahan organik.

Ditambahkan, minyak kayu putih termasuk dalam hidrokarbon aromatik yang mempunyai sifat antiknock yang baik karena termasuk senyawa siklis dengan enam atom karbon yang saling mengikat satu atom hidrogen.

Olehnya, melalui pencampuran minyak kayu putih, pembakaran menjadi lebih sempurna.

Unsur kedua yaitu terpineol memiliki gugus hidroksil yang bersifat mudah menguap dan mempercepat reaksi pembakaran.

Kandungan  yang terdapat dalam terpineol berfungsi untuk meningkatkan efisiensi proses pembakaran.

Selain itu 1,8-sineol berbentuk siklik dan rantai terbuka yang diharapkan dapat menurunkan kekuatan ikatan antar molekul penyusun solar sehingga proses pembakaran akan lebih efektif.

Respon Pertamina

Terkait penggunaan minyak kayu putih terhadap BBM tersebut, pihak Pertamina hanya mengatakan bahwa Pertamina tidak menyarankan penggunaan bahan aditif atau zat tambahan pada produk BBM Pertamina.

Bersumber dari GridOto.com, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial and Trading, Putut Andriatno, mengaku hal itu akan mengubah spesifikasi BBM.

“Pertamina tidak bertanggung jawab terhadap spesifikasi BBM yang sudah berubah,” ujarnya, Jumat (24/9/2021).

Pertamina tidak bertanggungjawab bila terdapat dampak apapun akibat penggunaan aditif atau zat tambahan lain pada produk BBM Pertamina.

Putut hanya menyarankan pengguna kendaraan mengisi BBM sesuai oktan yang direkomendasikan pabrikan kendaraan.

Cleanoz Aman, Digunakan sejak 2012

Selain minyak kayu putih, ada sejumlah produk aditif BBM yang menawarkan fungsi  penghematan BBM.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa fungsi minyak atsiri yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, juga banyak digunakan dalam industri otomotif bahkan produk kosmetik.

Salah satu solusi untuk menghemat pemakaian BBM yaitu menggunakan cairan berbahan nabati dari minyak atsiri yang terdapat pada produk Cleanoz.

Cleanoz adalah cairan engine cleaner (pembersih mesin) yang aman untuk mesin kendaraan bermotor karena yang telah melalui Uji Laboratorium Petrolab No. 00992/SO/11/13.

Cleanoz cairan tetes perawat mesin dan penghemat BBM sejak tahun 2012.

Cairan Cleanoz bisa digunakan pada setiap jenis kendaraan bermotor yang berbahan bakar (BBM) Premium, Pertalite, Pertamax, maupun Solar, karena cairan Cleanoz tidak menaikkan oktan jenis BBM.

Kegunaan dan manfaat Cleanoz yaitu :

  • Membersihkan kerak piston
  • Menghemat pemakaian bahan bakar kendaraan 20% – 40%
  • Memberikan mesin tenaga lebih besar dengan putaran RPM lebih rendah
  • Membuat Oli dan mesin lebih awet

Adapun cara penggunaannya sebagai berikut :

  1. Campurkan atau teteskan Cleanoz pada BBM dengan takaran 3 tetes per liter BBM
  2. Berikan takaran 2x lebih banyak untuk pemakaian pertama kali agar cairan Cleanoz lebih cepat bekerja
  3. Satu (1) botol Cleanoz (12 ml) dapat digunakan sekaligus untuk 100 liter BBM
  4. Tutup rapat botol setelah digunakan dan jauhkan dari jangkauan anak kecil
  5. Tidak ada risiko akibat salah takaran karena Cleanoz aman untuk mesin kendaran.

Harga eceran 1 botol Cleanoz berbeda di tiga wilayah Indonesia. Untuk daerah Jawa, 1 botol Cleanoz dijual paling rendah seharga Rp 36 ribu.

Sementara di luar Jawa paling rendah dijual seharga Rp 50 ribu per botol sementara di wilayah Papua HET-nya Rp 65 ribu per botol.

Clenoz pun bisa dipesan atau didapatkan melalui agen Cleanoz yang ada di setiap kota/kabupaten.

Bagi yang berminat memesan Cleanoz di area Makassar dan sekitarnya, kini tak perlu pusing memesannya karena sudah ada beberapa agen Cleanoz.

Salah satunya Agen Cleanoz Riyadh yang berlamat di wilayah Kecamatan Rappocini ldan Manggala, Kota Makassar.

Untuk informasi dan pemesanan Cleanoz melalui agen Riyadh dapat melalui media sosial dan kontak berikut ini :

  • facebook : Laredo Shop
  • instagram : galery_laredoshop
  • WA Business : 0887-4359-12665

Hemat itu pilihan. Jadi jangan salah pilih produk perawat mesin dan penghemat BBM ya !(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *