MALILI, SOLUSINEWS.ID— Kabar baik datang bagi Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten Luwu Timur. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menaikkan insentif bagi anggota Linmas dari sebelumnya Rp300 ribu menjadi Rp500 ribu.Kenaikan insentif tersebut diumumkan langsung Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas dan Kebencanaan di Lapangan Pendidikan Malili, Rabu (19/8/2026).
Di hadapan ratusan anggota Linmas yang hadir, Irwan menyampaikan bahwa kenaikan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap personel Linmas yang selama ini turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Selain menjaga ketertiban, Linmas juga memiliki peran dalam membantu pemerintah menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah masing-masing. “Semoga dengan naiknya insentif para Satlinmas di desa-desa, membawa keberkahan buat kita semua,” tutur Irwan.
Pengumuman tersebut langsung disambut antusias oleh para anggota Linmas yang mengikuti apel. Kenaikan insentif dinilai menjadi bentuk penghargaan atas tugas yang mereka jalankan di tengah masyarakat.
Salah seorang personel Linmas, Ashari S, menyampaikan rasa syukurnya atas kebijakan tersebut. Ia mengapresiasi perhatian Bupati Irwan terhadap para anggota Linmas yang bertugas di desa.
“Terima kasih banyak Bapak Bupati Luwu Timur karena telah memperhatikan kami sehingga insentif kami dinaikkan. Jadi kita juga bisa kerja lebih maksimal lagi,” ucap Ashari.
Kenaikan insentif ini diharapkan tidak hanya memberikan tambahan dukungan bagi para anggota Linmas, tetapi juga semakin mendorong mereka menjalankan tugas secara maksimal.
Linmas sendiri merupakan kelompok masyarakat di tingkat desa dan kelurahan yang memiliki peran dalam membantu menjaga keamanan, ketertiban, serta penanganan berbagai kondisi darurat dan bencana di lingkungan masing-masing.
Dengan adanya peningkatan insentif tersebut, Pemkab Luwu Timur berharap semangat para anggota Linmas semakin kuat dalam menjalankan tugas sebagai salah satu unsur penting yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (*)







