Titin yang masih mahasiswi di salah satu universitas negeri di Kota Makassar ini mengaku memulai bisnis melalui online shop bisa dibilang tidak memerlukan modal besar, bahkan minim.
“Karena pelanggan juga kan bayar duluan baru barang pesanannya dikirim. Hanya bermodalkan tekat dan niat saja,” kisahnya saat memulai berjualan secara online.
Untuk menyiapkan stok produk yang dijualnya, ia membeli produk tersebut di tempat lain kemudian dijual kembali.
Dalam memasarkan beberapa produk jualannya, ia juga menyesuaikan kondisi dan tren pasar.
Misalnya saat jilbab dinas lagi banyak yang cari, bisa laku hingga 20 lembar per hari. Begitu juga jilbab bergo, saat ada model baru yang lagi tren maka bisa terjual hingga 30 lembar sehari.
Dari keuntungan hasil berjualan online, digunakan Titin memenuhi keperluan pribadinya, termasuk kebutuhan orangtua dan adiknya.
Ia juga tetap menyisihkan keuntungannya dengan membeli emas sebagai tabungan atau investasi.
Sebahagian lagi disisihan untuk sedekah kepada teman-teman instagramnya. “Selebihnya ditabung buat mulai usaha baru lagi,” terangnya.
Motivasi dalam Memulai Usaha

Awal merintis bisnis online nya, Titin mengakui hanya mendapat beberapa orderan saja. Namun, ia terus belajar mendalami bisnis online untuk memasarkan dan mendapat keuntungan.
Seiring berjalannya waktu, bisnis online shop nya pun kian dikenal dan produknya banyak yang memesan.
Ia menambahkan, saat memulai membuka toko online dan berjualan produk fashion, beberapa kendala ia alami. Namun, hal itu tak membuatnya putus asa.
Titin juga berbagi motivasi kepada orang yang ingin memulai usaha atau pemula yang berjualan online.
“Jangan takut untuk memulai usaha karena pada hakikatnya manusia memiliki porsi rezeki masing-masing,” pesannya.
Selain itu, saat memulai usaha, fokus pada produk yang kita dijual. Bukan fokus, apalagi sampai iri dengan produk jualan orang lain.
“Berbisnis dengan untung sedikit tapi laris lebih baik daripada mengejar untung banyak tapi tidak ada yang terjual,” pungkasnya.(*)







